Kucurkan Rp 1,19 Triliun untuk Beli Saham Allo Bank, Ini Tujuan Bukalapak

Bukalapak akan membeli 2,49 miliar saham BBHI dengan harga Rp 478 atau senilai Rp 1,19 triliun

Editor: Sanusi
Kontan
Ilustrasi Bukalapak. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) angkat suara terkait rencana perseroan untuk masuk menjadi investor strategis di PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

Investasi di bank milik pengusaha Chairul Tanjung tersebut disebut ditujukan untuk membantu meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui peningkatan penawaran jasa keuangan dan aksesibilitas kredit kepada Mitra Bukalapak dan pengguna.

Baca juga: Cerita Bukalapak Sempat Jadi Incaran Investor, Kini Harganya Melorot Dari Rp 1.060 ke Rp 430

Bukalapak akan masuk ke Allo Bank lewat rights issue yang akan digelar di Januari ini.

Perseroan akan membeli 2,49 miliar saham BBHI dengan harga Rp 478 atau senilai Rp 1,19 triliun dengan mengambilalih sebagai hak dari Mega Corpora sebagai pemilik 90% saham bank tersebut saat ini.

Mega Corpora menekan perjanjian pengalihan hak 2,49 miliar hak dalam rights issue kepada Bukalapak pada 24 Desember 2021 lalu. Setelah rights issue rampung maka Bukalapak akan menggenggam 11,49% saham BBHI.

Perdana A. Saputro Sekretaris Perusahaan Bukalapak mengatakan, perseroan punya tujuan menciptakan kesetaraan perekonomian dan senantiasa memberikan nilai tambah kepada mitra dan pengguna e-commerce Bukalapak.

Baca juga: Dari Bukalapak ke Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin Sejak Kecil Bercita-cita Jadi Pengabdi Negara

Lewat investasi itu, perseroan bisa meningkatkan penawaran jasa keuangan dan aksesibilitas kredit kepada mitra dan pengguna.

"Investasi di Allo Bank diharapkan dapat memberikan potensi sinergi dengan Bukalapak karena melengkapi penawaran layanan keuangan perseroan yang sudah ada seperti perbankan digital, pinjaman, dan remittance domestik," katanya dalam keterbukaan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/1).

Bukalapak bermaksud untuk mengambil langkah-langkah untuk mendorong pertumbuhan Allo Bank dengan menyediakan akses ke basis pelanggan dan pedagang perusahaan yang besar dan berkembang. Sehingga perseroan dapat mengoptimalkan konektivitasnya dengan vertikal-vertikal baru di pasar UMKM.

Dia menambahkan, kerjasama ini dapat mengembangkan penawaran Bukalapak serta menyediakan aksesibilitas kredit bagi para pelaku usaha dan mitra perseroan di area pedesaan.

Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi dengan touchpoint offline, Perseroan dapat makin mengakselerasi implementasi layanan perbankan ke seluruh tanah air, selaras dengan kebijakan inklusi finansial pemerintah.

Seperti diketahui, Allo Bank akan melakukan rights issue dengan menerbitkan 10,04 miliar saham baru dengan harga Rp 478 per saham. Mega Corpora dengan kepemilikan 90% di bank ini hanya akan mengeksekusi 30% dari seluruh haknya dalam rights issue itu

Sisa hak HMETD dialihkan kepada Bukalapak sebanyak 2,49 miliar saham, ke Abadi Investment Pte.Ld sebanyak 1,52 miliar saham, dan PT Indolife Investama Perkasa (Salim Group) 1,3 miliar, H Holdings Inc (Grab) 448,74 juta saham, Trusty Cars Pte. Ltd sebanyak 150 juta saham, dan PT CT Corpora sebanyak 408,31 juta saham.

artikel ini sudah tayang di KONTAN dengan judul Ini Tujuan Bukalapak (BUKA) Berinvestasi Rp 1,19 Triliun di Allo Bank (BBHI)

Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved