Kobaran Api di Kilang Minyak Cilacap Bukan Kebakaran, Ini Pernyataan Polisi
Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menjelaskan mengenai terjadinya kobaran api yang besar di salah satu kilang minyak Cilacap.
TRIBUNNEWS.COM -- Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menjelaskan mengenai terjadinya kobaran api yang besar di salah satu kilang minyak Cilacap.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy
menyatakan bahwa api tersebut bukan karena kebakaran di kilang minyak, akan tetapi keadaan karena ada masalah di salah satu boiler.
Iqbal menyebutkan, kejadiannya pada Rabu (2/2/2022) sekitar pukul 18.24 ada saat hujan deras dan petir di sekitar kilang minyak.
Baca juga: Kilang Beroperasi Normal di Nataru, Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG ke Masyarakat Aman
Karena adanya petir terjadi masalah pada salah satu peralatan co boiler yang terganggu.
"Sesuai SOP (standard operation procedure) harus mengamankan unit dengan cara membuang gas keflersistem, sehingga menyebabkan nyala api fler lebih besar dibanding normal," ujar Iqbal dalam keterangan singkatnya, Rabu (2/2/2022).
Ia menambahkan ada saat ini kondisi kilang aman an tidak terjadi kebakaran.
"Saat ini sdg proses penormalan kembali co boiler dan unit terkait," ujarnya.
Sebelumnya, kilang minyak Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah terbakar, Sabtu (13/11/2021) malam.
Diberitakan KompasTV, video memperlihatkan kebakaran di kilang minyak Pertamina di Cilacap.
Baca juga: Pengamat Nilai Pertamina Telah Berupaya Maksimal Selesaikan Proyek Kilang dan TPPI
Dari video itu, terlihat kobaran api sangat besar.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Sabtu malam.
Lokasi tangki yang terbakar diduga di daerah Banjaran, tak jauh dari pintu gerbang utama Kilang Cilacap.
Kepulan api dan asap diperkirakan setinggi 20 meter.
General Manajer Kilang Minyak Cilacap, Eko Sunarto membenarkan terjadinya kebakaran ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kilang-cilacap-pertamina_20170128_151723.jpg)