10 Brand Fesyen Lokal di Paris Fashion Show, Menparekraf: Fesyen Kita Diakui di Dunia

Sandiaga Uno berujar di sektor ekonomi kreatif, fesyen merupakan nomor satu dari segi eksporia. Fesyen juga menyumbang sekira 29 persen lapangan kerja

ist
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (18/2/2022). Mereka siap membawa 10 brand fesyen lokal Indonesia di gelaran GEKRAFS Paris Fashion Show pada 6 Maret 2022 di The Westin Paris Vendome. 

Disclaimer: Judul Artikel Ini Sudah Dikoreksi dari Judul Sebelumnya "10 Brand Fesyen Lokal di Paris Fashion Week, Menparekraf: Fesyen Kita Diakui di Dunia"

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendukung Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) yang siap membawa 10 brand fesyen lokal Indonesia di gelaran 'GEKRAFS Paris Fashion Show' pada 6 Maret 2022 di The Westin Paris Vendome.

Sandiaga Uno berujar, di sektor ekonomi kreatif, fesyen merupakan nomor satu dari segi eksporia. Fesyen juga menyumbang sekira 29 persen lapangan kerja.

"Kita akan memfasilitasi. Perlu digarisbawahi, bahwa fesyen ini menyumbang 29 persen lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif. Tapi dari segi ekspor, fesyen ini nomor satu," ujar Sandiaga Uno saat konferensi pers yang digelar secara hybrid, Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Targetkan 280 Juta Pergerakan Wisatawan Nusantara pada 2022

Sandiaga memastikan pemerintah bergerak cepat agar program yang dijalankan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Terutama, ucap Sandiaga, dalam mendukung jenama fesyen lokal agar bisa masuk ke kancah global.

Sandiaga sebagai Ketua Dewan Pembina DPP GEKRAFS mengatakan, gelaran tersebut kesempatan yang luar biasa untuk mengangkat produk-produk ekonomi kreatif khususnya fesyen agar semakin dikenal secara global. 

"Ini termasuk suatu kebanggaan bagi kita untuk mengangkat jenama-jenama lokal yang luar biasa menurut saya, agar bisa dikenal dan diakui oleh dunia internasional," ujar Sandiaga.

Diketahui, Acara tersebut merupakan acara di luar jadwal atau off schedule dari Paris Fashion Week.

Acara terjadwal dari Paris Fashion Week hanya didedikasikan untuk brand lokal Paris. Sedangkan, brand dari luar wajib membuat pagelaran mandiri. GEKRAFS menjadi satu satunya komunitas dari Indonesia yang memiliki pagelaran mandiri sebanyak 10 slot yang diisi 10 brand lokal.

"Kita tahu bahwa industri ini begitu besar. Acara ini adalah salah satu yang bisa kita manfaatkan untuk membawa brand lokal Indonesia ke luar negeri," ucap Chief Committee GEKRAFS Paris Fashion Show Temi Sumarlin.

Brand yang akan tampil di acara tersebut adalah SCARLETT x IKYK, Greenlight x Danjyo Hiyoji, 3 second x Ican Harem, La sabelle x Em En Hair Design, Brand no brand, Yanti Adeni x Ayam Geprek Bensu, Shademulsk, Shade Signature, Dekranasda Banjar Baru, dan Chayra by Tika Ramlan.

Baca juga: Kemenparekraf: Penerbangan Singapura-Bali Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi

Temi berujar, kesepuluh brand tersebut akan menggambarkan Indonesia dari beragam perspektif seperti kesenian, budaya, sosial, arsitektur, dan makanan.

"Tema kita sangat Indonesia, kegiatan ini betul-betul mendukung produk-produk Indonesia. Sesuai dengan semangat G20 yaitu empowerment, kami ingin mendorong produk lokal untuk terus berdaya di mancanegara," pungkas Temi.

Sementara, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fashion show secara langsung melalui Instagram resmi GEKRAFS pada 6 Maret 2022 pukul 18.00 waktu Paris atau 24.00 WIB.

Selain mengadakan pagelaran busana, kegiatan GEKRAFS di Paris juga akan menghadirkan temporary store di kawasan 51 rue Turenne Paris pada 6-16 Maret 2022, yang akan menjadi gerbang retail maupun business to business untuk brand yang terlibat.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved