Sabtu, 2 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ekonom Minta Waspadai Risiko Pelemahan Rupiah Akibat Ketidakpastian Konflik Rusia-Ukraina

pelaku pasar sempat mengekspektasikan agresi militer Rusia dan Ukraina akan segera berakhir jika Rusia berhasil menguasai Ibu Kota Ukraina, Kiev.

Tayang:
Editor: Choirul Arifin
KONTAN/Fransiskus Simbolon
Petugas menghitung uang rupiah di money changer Ayu Masagung, Jakarta, Kamis (19/3/2020).. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ekonom memperingatkan agar mewaspadai risiko pelemahan nilai tukar rupiah sebagai imbas dari ketidakpastian akhir dari konflikRusia dengan Ukraina yang terus berlanjut saat ini.

Peringatan itu disampaikan ekonom Sucor Sekuritas Ahmad Mikail Zaini. Mikalil mengatakan, pelaku pasar sempat mengekspektasikan agresi militer Rusia dan Ukraina akan segera berakhir jika Rusia berhasil menguasai Ibu Kota Ukraina, Kiev.

Namun, hingga kini usaha Rusia menaklukkan Ukraina belum berhasil.

Pasukan Kiev telah berhasil memperlambat laju pasukan penyerang Rusia. Mikail mengatakan akhir dari perang Rusia dan Ukraina mengandung ketidakpastian yang tinggi.

"Karena Kiev belum bisa Rusia taklukkan, peperangan masih akan berlanjut dan membuat rupiah melemah," kata Mikail, Minggu (28/2/2022).

Baca juga: Ekonom: Kenaikan Harga Minyak Mentah Bisa Kerek Inflasi di Indonesia

Sebelumnya pada Jumat (25/2/2022), rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,19% ke Rp 14.364 per dollar AS.

Kurs JISDOR versi Bank Indonesia (BI) juga menguat tipis 0,01% ke RP 14.369 per dollar AS.

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Tertekan Konflik Rusia-Ukraina, Melemah 0,26 Persen Sepekan Ini

Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya mengatakan bila respon pelaku pasar cenderung mengacuhkan perang di Ukraina dan Rusia, maka tidak menutup kemungkinan rupiah akan bergerak menguat.

Meski begitu, perkembangan perang yang terbaru tetap berpotensi membawa pengaruh pada pergerakan rupiah.

Baca juga: Enggan Ikut Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Perusahaan Energi Jerman E.ON Tolak Tutup Pipa Nord Stream 1

Apalagi, setelah libur di Indonesia. Untuk perdagangan rupiah di Selasa (1/3/2022), Mikail memproyeksikan bergerak melemah di rentang Rp 14.400 per dollar AS-Rp 14.450 per dollar AS.

Andian memperkirakan kurs rupiah berada di rentang Rp 14.300 per dollar AS-Rp 14.500 per dollar AS. Selanjutnya: Promo Mingguan J.CO 26 Feb - 6 Mar 2022, JPops dan 2 Minuman Rp 108.000 Editor: Tendi Mahadi

Laporan Reporter: Danielisa Putriadita | Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved