Viral Petasan di TN Komodo, Ini Respon Menparekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyayangkan soal viral wisatawan menyalakan petasan di Taman Nasional

ISTIMEWA/HUMAS KEMENTERIAN LHK
Pulau Komodo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyayangkan soal viral wisatawan menyalakan petasan di Taman Nasional (TN) Komodo.

Sandiaga menyebut perilaku tersebut tidak bertanggungjawab. Ke depan, lanjut dia, pihak Kemenparekraf akan melakukan sosialisasi, edukasi, hingga pembinaan kepada para wisatawan di Taman Nasional Komodo.

"Tentang perilaku wisatawan yang tidak bertanggungjawab di Taman Nasional Komodo, tentunya ini akan kita berikan sosialisasi dan edukasi, mungkin juga pembinaan," ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing di kantor Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2022).

Baca juga: Kucurkan Dana Rp 117 Miliar, Kemenhub Kembangkan Bandara Komodo, dari Runway hingga Terminal

Saat ini, ucap Sandiaga, pemerintah tengah fokus untuk membuka terciptanya lapangan kerja. Selain itu juga menyambut kedatangan turis.

"Fokus kita bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa menanggapi 1,1 juta penciptaan lapangan kerja baru," kata Sandiaga.

Hal tersebut, lanjut dia, termasuk di 5 destinasi super prioritas maupun juga di proyek investasi pariwisata berkelanjutan dan berbasis komunitas lainnya.

Baca juga: TNI AL Dampingi Chico Jericho Hidupkan Lagi Peran Komodor Yos Sudarso dalam Film Arafuru

Sebelumnya, Video wisatawan yang menyalakan petasan dari atas kapal di Pulau Kalong, kawasan Taman Nasional Komodo, NTT viral di media sosial. Dalam video yang beredar pada Kamis (31/3/2022) itu, terlihat petasan meletup berulang kali.

Video tersebut juga berasal dari postinganTwitter @kawanbaikkomodo yang membagikan video tingkah turis yang menyalakan petasan di Pulau Kalong, di kawasan Taman Nasional Komodo.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved