Dua Jurus Kemenperin Ciptakan Industri Hijau

Penciptaan lingkungan hidup yang lebih sehat perlu didukung dengan penerapan konsep industri hijau.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Hendra Gunawan
istimewa
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penciptaan lingkungan hidup yang lebih sehat perlu didukung dengan penerapan konsep industri hijau.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapka dua jurus atau strategi untuk pembangunan industri hijau, yaitu menghijaukan industri yang sudah ada (greening the brown Industry) dan penciptaan industri baru sesuai prinsip industri hijau (developing the new green industry).

Untuk mendorong percepatan implementasi industri hijau yang berdaya saing, Kemenperin memiliki program prioritas seperti peningkatan efisiensi produksi dan sumber daya, pengembangan bahan baku ramah lingkungan (material hijau) dan produk hijau.

Baca juga: PLTM Maiting Hulu-2 Beroperasi, Bauran Energi Hijau di Sulawesi Selatan Capai 38,8 Persen

"Melalui upaya transformasi tersebut, kami mengharapkan sektor manufaktur berkontribusi pada penurunan emisi karbon dan transisi energi hijau menuju karbon netral dan ekonomi hijau di bumi Indonesia," tutur Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Selasa (17/5/2022).

Selanjutnya, percepatan implementasi juga didorong melalui efisiensi energi dan pemanfaatan energi bersih, serta Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Baca juga: Industri Logam Nasional Tumbuh 7,9 Persen YoY di Kuartal I 2022

Penurunan emisi gas rumah kaca, polusi dan limbah, efisiensi dan ketahanan air sektor industri, penerapan ekonomi sirkular dan 4R (reduce, reuse, recycle, dan recovery), serta peningkatan dan perluasan pekerjaan hijau (Green Jobs) juga didorong untuk dapat menurunkan tingkat emisi gas.

"Program-program prioritas yang telah dilakukan kami harapkan dapat terus meningkatkan daya saing sektor industri tanpa mengorbankan fungsi lingkungan hidup dan terjaminnya kesehatan masyarakat," ungkap Agus.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved