Kantongi Pendanaan Senilai 110 Juta Dolar AS, GreyOrange Berambisi Tingkatkan Produksi

Perwakilan GreyOrange menyebut bahwa pendanaan didapat dari dua perusahaan investasi ternama yaitu Mithril Capital Management dan BlackRock

Tribunnews/JEPRIMA
Foto Ilustrasi - Kantongi Pendanaan Senilai 110 Juta Dolar AS, GreyOrange Berambisi Tingkatkan Produksi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, AMAZON – Perusahaan robotik asal India GreyOrange, mengumumkan hasil pendanaan yang didapatkannya pada minggu lalu, senilai 110 juta AS atau setara Rp 1,6 triliun (dengan satuan USD Rp 14.703).

Perwakilan GreyOrange menyebut bahwa pendanaan yang sebagian besar didapatkannya, merupakan hasil bantuan dari dua perusahaan investasi ternama yaitu Mithril Capital Management dan BlackRock.

Dilansir dari Techcrunch pendanaan tersebut menandai bangkitnya GreyOrange, setelah empat tahun terakhir pihaknya tak lagi mendapatkan suntikan pendanaan.

Baca juga: Startup Teknologi Asuransi Qoala Raih Pendanaan Seri B 65 Juta Dolar AS

Tepatnya pada 2018 lalu, dimana GreyOrange mendapatkan pendanaan Seri C senilai 140 juta dolar AS untuk melebarkan ekspansi di Atlanta.

Berbeda dari pendanaan sebelumnya yang digunakan untuk mengembangkan cabangnya. Pada pendanaan kali ini GreyOrange berencana untuk meningkatkan produksi dengan menambah 300 karyawan pada bidang teknik, produk, pemasaran, dan penjualan.

Meski pengembang robot GreyOrange telah mendapatkan banyak pendanaan di bulan ini, namun CEO GreyOrange Samay Kohli menyebut bahwa dana tersebut masih kurang untuk merealisasi ambisinya dalam meningkatkan jumlah produksi.

Kohli mencatat setidaknya GreyOrange membutuhkan 500 sampai 600 juta dolar AS untuk menambah produk yang dipasarkan. Meski jumlah pendanaan yang harus dikumpulkan GreyOrange cukup besar, namun pihaknya akan tetap mencoba dengan melakukan penawaran IPO di pasar saham global.

Nantinya dana yang dikumpulkannya tersebut akan digunakan Kohli untuk meluncurkan sistem robot terbaru dari GreyOrange, demi memenuhi lonjakan permintaan konsumen.

Baca juga: Pendanaan World Bank untuk Gas Fosil Berdampak Besar Terhadap Pemanasan Global

Seperti baru-baru ini Walmart Canada mengumumkan telah menggunakan produk dan sistem besutan GreyOrang untuk membuka gudang pemenuhan senilai 118 juta dolar AS, di kawasan Alberta.

“Kami sangat fokus pada bagaimana kami dapat memenuhi permintaan yang melonjak dari pelanggan kami secepat dan seefisien mungkin. IPO tentu saja merupakan opsi yang layak untuk mewujudkannya di masa depan," tutup Kohli.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved