Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Maskapai Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Agar Harga Tiket Turun

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap, perusahaan maskapai penerbangan dapat menurunkan harga tiket pesawat.

ist
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat Weekly Press Briefing di kantor Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap, perusahaan maskapai penerbangan dapat menurunkan harga tiket pesawat.

Sandiga Uno berujar kunci agar tiket pesawat bisa turun adalah ditambahnya jumlah penerbangan oleh perusahaan maskapai penerbangan.

"Karena berdasarkan jumlah penerbangan yang sangat terbatas, seat capacity atau jumlah tempat duduknya juga sangat terbatas," ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing di Jakarta, Senin (23/5/2022).

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dukung ASN Work From Anywhere

Kemenparekraf berkoordinasi dengan beberapa maskapai penerbangan agar meningkatkan frekuensi penerbangan. Sehingga dapat membuat harga tiket berangsur turun.

"Kita harapkan harga tiket akan jauh lebih terjangkau dan juga nanti akan ada promo-promo," imbuh Sandiaga.

Sandiaga menjabarkan, saat ini jumlah tempat duduk dan jumlah traveler tidak sebanding. Menurutnya, lebih banyak jumlah traveler sehingga mengakibatkan harga tiket naik.

"Kami sekarang sedang menjajaki peluang dibukanya jalur-jalur baru dan rute-rute baru dan penambahan penumpang," kata Sandiaga.

Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya menuturkan pihaknya berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan juga Kementerian Perhubungan untuk mendorong penerbangan.

Baca juga: Imbas Kenaikan Harga Avtur, Maskapai Hati-hati Pungut Fuel Surcharge Tiket Pesawat

"Kami berkoordinasi dengan pihak maskapai dan Kementerian Perhubungan untuk mendorong paling tidak seperti sebelum pandemi. Karena seluruh maskapai belum kembali sebelum pandemi," tutur Nia.
 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved