Breaking News:

Dirjen IKFT Kemenperin Dukung Transformasi TTI Jadi Produsen Ubin Keramik

Ignatius Warsito mengatakan, inisiasi PT Trust Trading Indonesia (TTI) untuk investasi merupakan harapan yang ditunggu pemerintah

Penulis: Reynas Abdila
ist
Penandatanganan Surat Konfirmasi Pembelian (SKP) lahan antara PT Trust Trading Indonesia (TTI) dengan PT Kawasan Industri Kendal (KIK) di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Sabtu (28/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt. Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito mengatakan, inisiasi PT Trust Trading Indonesia (TTI) untuk investasi merupakan harapan yang ditunggu pemerintah dalam rangka mendukung program substitusi impor sebesar 35 persen.

PT TTI berencana investasi sebesar Rp1,2 triliun yang mencakup pembelian lahan seluas 15,6 hektar (ha) yang pada tahap awal untuk pembangunan fasilitas produksi ubin keramik sebanyak 3 line.

Menurutnya upaya ini dapat mengoptimalkan pasar dalam negeri dengan produk-produk industri dalam negeri.

Baca juga: Kemenperin Tingkatkan Kemampuan Industri Lokal Melalui Pencegahan dan Penanganan Bencana

"Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah yakni Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam 
Negeri (P3DN)," kata Warsito saat menghadiri penandatanganan Surat Konfirmasi Pembelian (SKP) lahan antara PT Trust Trading Indonesia (TTI) dengan PT Kawasan Industri Kendal (KIK) di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Sabtu (28/5/2022).

Selanjutnya PT TTI juga menambah lahan seluas 3,5 ha yang akan diproyeksikan untuk satu line produksi dengan total kapasitas produksi tahunan direncanakan  sebesar 18 juta meter persegi.

“Diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 700  orang. Pembangunan pabrik akan dimulai pada akhir tahun ini dan diproyeksikan akan berproduksi pada tahun 2024,” urainya.

Langkah konkret dari PT TTI melakukan investasi dalam rangka transformasi dari importir menjadi produsen ubin keramik nasional, diharapkan dapat menginspirasi investor lainnya untuk dapat menanamkan investasinya dan menjadi bagian dari pelaku industri dalam usaha peningkatan daya saing industri ubin keramik dalam negeri. 

Dalam hal mendukung peningkatan iklim investasi, Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas kebijakan fiskal berupa insentif Tax Holiday, Tax Allowance, serta penerapan SNI dan SKKNI.

Baca juga: Kemenperin Cabut Subsidi Minyak Goreng Mulai 31 Mei 2022

Adanya rencana investasi pembangunan pabrik ubin keramik oleh PT TTI dengan proyeksi kapasitas produksi pertahun sebanyak 18 juta meter persegi dapat mereduksi proporsi ubin keramik impor sebesar 3,77 persen dari permintaan domestik ubin keramik nasional. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved