BPS: Tarif Tiket Pesawat hingga Bawang Merah Jadi Penyumbang Utama Inflasi Mei 2022

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporannya menyebutkan, pada Mei 2022 terjadi inflasi sebesar 0,40 persen

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar
unsplash.com/@chuklanov
Ilustrasi pesawat terbang. BPS: Tarif Tiket Pesawat hingga Bawang Merah Jadi Penyumbang Utama Inflasi Mei 2022 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporannya menyebutkan, pada Mei 2022 terjadi inflasi sebesar 0,40 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,42.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, dari 90 kota yang dipantau IHK, sebanyak 87 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,24 persen dengan IHK sebesar 116,00 dan terendah terjadi di Gunungsitoli dan Tangerang masing-masing sebesar 0,05 persen dengan IHK masing-masing sebesar 110,63 dan 109,73.

Baca juga: BPS: Inflasi Bulan Mei 2022 Sebesar 0,40 Persen Naik Tipis Dibanding April

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kotamobagu sebesar 0,21 persen dengan IHK sebesar 111,25 dan terendah terjadi di Merauke sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 109,92.

“Pada bulan Mei ini terjadi inflasi 0,40 persen, atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 109,98 pada bulan april menjadi 110,42 pada Mei 2022,” ucap Margo dalam laporannya, Kamis (2/6/2022).

Dirinya melanjutkan, inflasi pada Mei terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Margo juga mengungkapkan, terdapat pula sejumlah komoditas penyumbang inflasi utama pada Mei 2022.

Baca juga: Dampak Inflasi dan Perang Ukraina, Pertumbuhan Ekonomi India Berada di Level Terendah

Yaitu tarif angkutan udara, telur ayam ras, ikan segar, dan bawang merah.

“Inflasi Mei secara month to month 0,40 persen, kalau saya detailkan beberapa penyumbang inflasi Mei adalah pertama tarif angkutan udara, harga telur ayam ras, ikan segar dan bawang merah,” paparnya.

Dengan demikian Margo menyimpulkan, bahwa tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2022 sebesar 2,56 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2022 terhadap Mei 2021) sebesar 3,55 persen.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved