Impor Daging Kerbau dari India, Bulog Jamin Bebas Penyakit Mulut dan Kuku

Perum Bulog memastikan daging kerbau beku impor yang datang dari India bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Editor: Sanusi
Tribun Padang
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perum Bulog memastikan daging kerbau beku impor yang datang dari India bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Direktur Supply Chain Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto mengungkapkan, kepastian tersebut setelah mendapatkan hasil PCR negatif dari Pusat Veteriner Farma - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan terhadap sampel daging kerbau beku milik Bulog.

Suyamto mengatakan, Bulog secara rutin melakukan uji laboratorium, termasuk uji PMK untuk meyakinkan bahwa daging beku dari India memenuhi persyaratan kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca juga: 3 Hukum Hewan Kurban saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI: Bisa Sah, Tidak Sah hingga Dihukumi Sedekah

"Alhamdulillah hasil uji PCR nya sudah keluar dengan hasil negatif, jadi Bulog lebih yakin lagi untuk mendistribusikan komoditas daging kerbau beku ini untuk mencukupi kebutuhan daging di tanah air,” kata Suyamto dalam keterangan yang diperoleh, Senin (6/6/2022).

Dirinya menambahkan, sebelum ada wabah PMK, mekanisme importasi daging kerbau yang dikelola Bulog telah lolos verifikasi dari Kementerian Pertanian RI.

Baca juga: MUI NTB: Hewan Ternak yang Terkena PMK Tak Penuhi Syarat untuk Kurban

Karena saat tiba di Indonesia daging kerbau langsung diperiksa tiap kontainer oleh Balai Karantina Tanjung Priok Kementerian Pertanian dan diberi sertifikat oleh Balai tersebut.

"Sebelum dilakukan pengiriman ke Indonesia, daging kerbau yang diimpor Bulog ini dipastikan hanya dilakukan oleh suplier yang telah mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia,” papar Suyamto.

“Selain itu juga telah memenuhi kriteria kesehatan hewan dan dinyatakan layak dikonsumsi manusia sebagaimana dinyatakan dalam sertifikat kesehatan dari Lembaga Veteriner di India,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk mengimpor daging kerbau beku sebanyak 100 ribu ton di 2022.

Hal tersebut sebagai alternatif pilihan bagi konsumen dalam memenuhi ketersediaan daging serta menjaga stabilisasi harga di tingkat konsumen.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved