Sempat Vakum, AirAsia Kembali Terbangi Rute Kualanamu-Banda Aceh

AirAsia membuka kembali rute penerbangan Banda Aceh-Kualanamu, Sumatera Utara.

Serambi Indonesia/Hendri
Suasana di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (2/9/2020). Serambi Indonesia/Hendri 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai AirAsia membuka kembali rute penerbangan Banda Aceh-Kualanamu, Sumatera Utara. Rute penerbangan tersebut sempat tidak beroperasi selama pandemi Covid-19.

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine mengatakan, dari penerbangan  ini pihaknya berharap dapat mendorong naiknya arus wisatawan lokal daninternasional untuk berkunjung ke negeri Serambi Mekkah.

Penerbangan perdana AirAsia rute Banda Aceh - Medan Kualanamu PP pada 3 Juni 2022 dimulai dengan pemberian cinderamata oleh Veranita didampingi pramugari kepada para penumpang penerbangan QZ654 dari Kualanamu (KNO) ke Bandara Sultan Iskandar Muda (BTJ).

Setibanya di Aceh pesawat disambut water salute dan tarian tradisional dan dilanjutkan dengan seremoni peresmian yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal, mewakili Gubernur Aceh.

"AirAsia melayani penerbangan rute Banda Aceh-Kualanamu tiga kali seminggu menggunakan pesawat Airbus A320 yang berkapasitas 180 penumpang dengan gratis bagasi 20 kg dan bagasi kabin 7kg bagi tiap penumpang," tuturnya, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Angkasa Pura II Siap Layani Penerbangan Haji Mulai 4 Juni 2022

Maskapai ini melakukan kerja sama langsung dengan pemerintah daerah untuk pengembangan konektivitas udara di Provinsi Aceh untuk rute domestik maupun internasional melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama AirAsia Indonesia dan Gubernur Aceh sehari pasca penerbangan perdana Kualanamu Medan - Banda Aceh.

Baca juga: Harga Tiket Penerbangan Jakarta-Bali Tembus Rp 1,4 Juta, Ini Sebabnya

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengharapkan AirAsia dapat menambah jumlah frekuensi penerbangan dan memperluas jaringan layanan untuk mendukung pariwisata Aceh.

Terkait layanan rute internasional, Gubernur Aceh menyatakan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) belum bisa melayani rute tersebut karena belum memiliki izin dari Pemerintah Pusat.

Baca juga: Citilink Buka Penerbangan Perdana ke Nias dan Tapanuli Tengah

Ke depan Bandara SIM terbuka untuk penerbangan internasional, AirAsia diminta memanfaatkan peluang tersebut.

"Saya beserta seluruh rakyat Aceh bergembira karena AirAsia telah melayani kembali penerbangan ke Aceh, terkait penerbangan internasional Banda Aceh-Kuala Lumpur menjadi prioritas yang sangat diharapkan oleh masyarakat Aceh," tuturnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved