Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR Tembus Rp 16,85 Triliun hingga Mei 2022

Bank Mandiri mencatat telah menyalurkan fasilitas pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp16,85 triliun hingga Mei 2022.

TRIBUNNEWS.COM/IST/HO
Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR Tembus Rp 16,85 Triliun hingga Mei 2022 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Mandiri mencatat telah menyalurkan fasilitas pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp16,85 triliun hingga Mei 2022.

Nilai tersebut disalurkan kepada lebih dari 156 ribu debitur di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, angka tersebut meningkat sebesar 7,51 persen jika dibandingkan Mei 2021 secara year to date (ytd) yang sebesar Rp15,67 triliun.

Baca juga: BNI Genjot Peningkatan Pengguna Mobile Banking

Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada dalam zona positif. 

Hal ini juga diperkuat dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan ekonomi di tiga bulan pertama tahun ini tumbuh 5,01 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

"Peningkatan realisasi penyaluran KUR ini menandakan bahwa pemulihan ekonomi masyarakat sedang berada dalam momentum yang positif," ujar Rudi dalam keterangannya, (18/6/2022).

Dia menambahkan, hal ini juga selaras dengan komitmen Pemerintah yang kembali meningkatkan dana alokasi KUR serta melanjutkan tambahan subsidi bunga 3 persen hingga bulan Desember 2022. 

Kebijakan tersebut, ia katakan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Baca juga: Cara Bayar Paspor di M-Banking dan ATM, Siapkan 15 Digit Kode Billing

Adapun, di tahun ini Bank Mandiri mendapatkan plafon KUR sebesar Rp40 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan plafon tahun 2021 sebesar Rp 35 triliun.

"Sesuai dengan aspirasi pemerintah untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), hal ini juga menjadi komitmen Bank Mandiri dalam program pemulihan ekonomi nasional," imbuhnya. 

Penyaluran KUR Bank Mandiri di tahun ini lanjut Rudi, akan tetap fokus menyasar sektor produktif unggulan di masing-masing wilayah.

Hal ini tercermin dari realisasi penyaluran KUR ke sektor produksi Bank Mandiri di bulan Mei 2022 yang mencapai 59,20 persen atau sebesar Rp9,97 triliun.

Bila dirinci, sektor pertanian menyumbang porsi terbesar mencapai 29,34 persen dari total KUR Bank Mandiri atau sebesar Rp4,94 triliun. 

Kemudian dilanjutkan oleh sektor Jasa Produksi sebesar Rp3,31 triliun atau 19,68 persen dari total penyaluran KUR pada akhir Mei 2022.

Baca juga: Bank Sentral Rusia Larang Warga Negaranya Gunakan Kripto Untuk Pembayaran Domestik

Bank Mandiri optimis, dengan penerapan layanan digital mampu mempercepat penyaluran KUR agar sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Pemerintah. 

"Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, kami optimis akan mampu mendorong penyaluran KUR lewat potensi yang ada, dan dapat mencapai target KUR yang diamanatkan oleh Pemerintah," pungkas Rudi.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved