Penyakit Mulut dan Kuku

Wabah PMK Meluas ke 221 Kabupaten/Kota, Menjangkiti 187 Ribu Ekor Ternak

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengimbau masyarakat agar tidak terlalu khawatir menyikapi wabah PMK.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUN JATIM/PURWANTO
Petugas dari Dispangtan (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan) Kota Malang melalukan vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada Sapi di Keluraharan Mulyorejo, Kota Malang, Rabu (29/6/2022). Sebanyak 100 dosis vaksin diberikan pada Sapi hari ini. Kementrian Pertanian RI memprioritaskan Sapi yang sehat terlebih dahulu untuk diberi Vaksin. TRIBUN JATIM/PURWANTO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Indonesia dilaporkan semakin meluas ke berbagai daerah.

Hingga kini Jumlah provinsi yang tertular wabah PMK adalah sebanyak 19 provinsi dan 221 kabupaten dan kota di tanah air.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementerian Pertanian Agung Suganda menyampaikan perkembangan penyakit PMK tersebut dalam forum bertajuk Amankah Berkurban Saat Wabah Mengganas?, pada Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Cegah PMK, Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Terima 200 Dosis Vaksin

Agung menjelaskan penyebaran virus PMK tertinggi ada di lima provinsi antara lain Jawa Timur sebanyak 114 ribu kasus, Nusa Tenggara Barat sebanyak 43 ribu kasus, Aceh sebanyak 31 ribu, kemudian Jawa Barat dan Jawa Tengah di atas 30 ribu kasus.

Dia merinci total hewan ternak yang menderita sakit PMK ada sekitar 283 ribu ekor dan yang sudah dinyatakan sembuh mencapai 91.555 ekor.

"Dari data yang tercatat per 28 Juni 2022 total hewan terjangkit PMK masih sekitar 187 ribu ekor serta yang mati jumlahnya 1.701 ekor," urai Agung.

Kementerian Pertanian, kata dia, masih terus melaksanakan vaksinasi kepada hewan ternak untuk menekan angka penyebaran.

Agung berujar, sudah 80.5014 ekor hewan ternak yang telah menerima vaksinasi hingga Selasa (28/6/2022).

"Tetapi hari ini Rabu (29/6/2022) data terbaru yang masuk sudah 315 ribu lebih atau 48,42 persen vaksin disuntikan kepada ternak yang sehat," tuturnya.

Baca juga: Idul Adha Saat Merebaknya PMK, MUI Minta Masyarakat Tak Khawatir Laksanakan Kurban

Pihaknya mendorong tim di lapangan agar mempercepat penyuntikan vaksin dari pengadaan tiga juta dosis dan 800 ribu dosis yang didistribusikan ke daerah.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved