G20 di Indonesia

Putin Sudah Terima Undangan Jokowi, Dengan Senang Hati Akan Hadiri KTT G20 Saat Situasi Seperti Ini

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menerima undangan untuk menghadiri KTT G20 dari Presiden Joko Widodo.

Editor: Hendra Gunawan
BPMI Sekretariat Presiden/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) saat menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Vladimir menyatakan siap hadiri KTT G20 di Bali, jika situasinya memungkinkan. 

TRIBUNNEWS.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin telah menerima undangan untuk menghadiri KTT G20 dari Presiden Joko Widodo.

Pemimpin Rusia disebut akan menghadiri dan ambil bagian dalam KTT G20 pada bulan November di Bali nanti.

Meski demikian, bagaimana tepatnya kehadirannya, tergantung pada situasi di dunia dan situasi sanitasi dan epidemiologis di Asia Tenggara, Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Mengenai KTT G20 November, undangan resmi dari Presiden Indonesia Joko Widodo yang ditujukan kepada pemimpin Rusia telah diterima.

Baca juga: Presiden Sri Lanka Minta Vladimir Putin Bantu Impor Bahan Bakar

Jakarta untuk sementara diberitahu tentang niat Presiden Vladimir Putin untuk ambil bagian.

Format partisipasi dapat diklarifikasi tergantung pada perkembangan situasi di dunia dan dengan mempertimbangkan situasi sanitasi dan epidemiologis di Asia Tenggara," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari TASS.

Sementara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memimpin delegasi Rusia pada pertemuan tatap muka para menteri luar negeri G20 di pulau Bali, Indonesia, pada 7-8 Juli.

"Rusia menganggap G20 sebagai forum terkemuka untuk kerja sama ekonomi internasional dan sebagai mekanisme yang efektif untuk pemerintahan multilateral, atas dasar keputusan yang dipertimbangkan dengan baik harus dibuat untuk kepentingan seluruh dunia," kata pernyataan itu.

Kementerian mengatakan G20 diciptakan untuk melawan krisis keuangan dan ekonomi global, mempromosikan pencapaian inklusif dari pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi, dan sebagai tanggapan terhadap peran pertumbuhan pasar negara berkembang yang besar dalam ekonomi dunia.

Menurut pernyataan itu, Moskow sangat menghargai kegiatan kepemimpinan Indonesia saat ini, ketidakberpihakan dalam kepemimpinan, dan fokus pada hasil praktis.

Baca juga: Vladimir Putin Deklarasikan Kemenangan di Provinsi Luhansk Ukraina

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved