Aroma Rempah dan Wewangian Khas Indonesia Jadi Senjata NAMXL Bersaing di Pasar Parfum Lokal

NAMXL mengunggulkan aroma wewangian khas Indonesia yang unik untuk bersaingan dengan merek wewangian luar negeri di pasar lokal.

dok.
Aroma wewangian khas Indonesia yang unik jadi andalan NAMXL untuk bersaingan dengan merek wewangian luar negeri di pasar parfum Tanah Air. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seperti halnya aksesoris, parfum menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup. Dengan populasi penduduk  yang besar, Indonesia juga menjadi pasar yang menjanjikan untuk bisnis wenangian.

Pasar parfum Tanah Air saat ini masih didominasi merek-merek luar negeri. Namun, seiring berkembangnya pasar, merek parfum lokal juga mulai eksis.

Satu di antaranya adalah NAMXL yang mengusung aroma wewangian unik khas Indonesia untuk bersaingan dengan merek wewangian luar negeri.

Founder NAMXL Scent Indonesia, Juanito Alfa Nanlohy menyebut, perusahaannya serius menggarap pasar parfum dalam negeri dengan tagline “The optimistic fragrance brings contemporary elegance and power to every moment of your life“.

“Kami menciptakan berbagai parfum yang akan memberikan pengalaman dan kekuatan baru. Kami akan hadir dengan 6 wewangian baru dan dua di antaranya akan hadir tema yang terinspirasi dari ke-eksotisan alam Indonesia," kata dia secara tertulis, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Minyak Atsiri Bisa Berikan Efek Relaksasi, Racikan Parfum Lokal Ini Wanginya Bisa Saingi Produk Luar

Juanito mengklaim, produknya sudah mendapat tempat di pasar lokal, ditunjukkan dengan parfum merek Assa & Alfa yang laris manis di pasar dalam negeri.

"Agustus nanti, karena kita akan ada perayaan kemerdekaan RI, kami akan segera launching dua wewangian baru dengan nama Island Of Gods yang terinspirasi dari Pulau Bali dan Mollucas Cirtus yang terinspirasi dari daerah kelahiran saya, Maluku,” kata dia.

Baca juga: Agar Tak Salah, Berikut Ini Empat Tips Beli Parfum Sesuai Kebutuhan

Dia menjelaskan, kedua produk itu menggunakan bahan rempah rempah khas Indonesia dan bahan bunga-bungan dari Pulau bali seperti bunga Frangipani dan Tuberose.

Parfum ini juga menggunakan bahan rempah dan buah-buahan khas Maluku seperti ketumbar, jeruk nipis, daun jahe dan bahan lainnya yang terkandung dari setiap Notes pada kedua parfum tersebut.
 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved