Jumat Pagi Rupiah Makin Loyo Terhadap Dolar AS, Sentuh Level Rp 15.036

Sekitar pukul 09.07 WIB, rupiah melemah ke level Rp 14.036 dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya Rp 15.007 per dolar AS.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Choirul Arifin
zoom-inlihat foto Jumat Pagi Rupiah Makin Loyo Terhadap Dolar AS, Sentuh Level Rp 15.036
/tribun timur/abbas sandji
Karyawan menghitung mata uang asing (dolar US) di La Tunrung Money Changer Jl Ujung Pandang, Makassar. Jumat pagi ini (22/7/2022), sekitar pukul 09.07 WIB, rupiah melemah ke level Rp 14.036 dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya Rp 15.007 per dolar AS.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS langsung melemah pada perdagangan Jumat (22/7/2022) pagi ini seiring masih kuatnya sentimen eksternal.

Mengutip data Bloomberg sekitar pukul 09.07 WIB, rupiah melemah ke level Rp 14.036 dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya Rp 15.007 per dolar AS.

Pengamat pasar keuangan sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup di kisaran level Rp14.990 hingga Rp15.030.

Menurutnya, fluktuasi nilai tukar dolar terhadap mata uang lain disebabkan berbagai faktor eksternal.

Dolar terpengaruh sentimen para investor yang memperdebatkan apakah pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) akan memberikan sinyal kenaikan 25 basis poin atau kenaikan setengah poin untuk mengekang inflasi yang tidak terkendali.

“Bank sentral juga kemungkinan akan mengungkap alat manajemen krisis barunya,” ungkap Ibrahim, Kamis (22/7/2022).

Baca juga: Kamis Pagi Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Sentuh Level Rp 14.994

Kemudian faktor lainnya adalah, dolar mencapai level tertinggi 20 tahun pekan lalu setelah Indeks Harga Konsumen AS mencapai puncak empat dekade sebesar 9,1 persen untuk tahun ini hingga Juni.

Baca juga: Analis: Jika BI Tak Naikkan Suku Bunga Acuan, Rupiah Bakal Kembali ke Level Rp 15.000

Hal tersebut mendorong beberapa pedagang pasar uang untuk bertaruh pada rekor kenaikan suku bunga Fed 100 basis poin, untuk Juli. Dan kemudian ekspektasi telah diturunkan menjadi konsensus untuk kenaikan 75 basis poin.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved