Perusahaan Distribusi Kimia KKES Patok Harga Penawaran IPO Rp 105 Per Saham

Direktur Utama PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) Kiki R Sadrach mengatakan KKES memasang harga penawaran antara Rp 100-Rp 130 per saham.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Perusahaan distribusi kimia PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) memasang harga penawaran dalam rangka Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 105 per saham. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan distribusi kimia PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) memasang harga penawaran dalam rangka Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 105 per saham.

Direktur Utama PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) Kiki R Sadrach mengatakan dalam periode penawaran awal (bookbuilding) yang berlangsung 19-27 Juli 2022, KKES memasang harga penawaran antara Rp 100-Rp 130 per saham.

Perusahaan yang akan tercatat dengan kode saham KKES ini bakal melepas 300.000.000 (tiga-ratus juta) saham ke publik. Jumlah tersebut setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Baca juga: TAYS Raup Pendapatan Rp 315,9 Miliar Pasca IPO

"Dengan harga penawaran Rp 105 per saham, KKES berpotensi memperoleh dana segar sebesar Rp 31,5 miliar. Setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, dana perolehan IPO ini rencananya akan digunakan untuk beberapa keperluan," tutur Kiki, Senin (1/8/2022)

Sekitar 95 persen dana tersebut, lanjut dia, akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis.

Rinciannya, sekira 30 persen untuk biaya operasional seperti gaji, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan dan lainnya.

Sekira 65 persen untuk pembelian barang dagangan, pelunasan hutang usaha kepada pemasok.

Sisanya, sekira 5 persen akan digunakan untuk pengembangan sistem informasi dan teknologi termasuk digitalisasi sistem informasi teknologi (IT) untuk sales, delivery, inventory dan logistik.

"KKES juga melaksanakan program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah sebanyak 1,19 persen dari jumlah yang ditawarkan dalam Penawaran Umum atau sebanyak 3,57 juta," terangnya.

Baca juga: Melantai di BEI, Tera Data Indonusa Raup Dana IPO Rp 145,61 Miliar

Dalam aksi korporasi ini, KKES menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai underwriter. Penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 2-4 Agustus 2022.

Tanggal penjatahan berlangsung pada 4 Agustus 2022 dan distribusi saham secara elektronik pada 5 Agustus 2022. KKES nantinya akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Agustus 2022.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved