Mendag Zulkifli: Kinerja Ekspor Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II 2022

Pada triwulan II, ekspor migas Indonesia mencapai 4,46 miliar dolar AS, atau tumbuh 35,17 persen dibandingkan kuartal I 2022. 

Penulis: Reynas Abdila
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan (kiri). Zulkifli Hasan mengatakan, kinerja ekspor Indonesia pada triwulan II tumbuh sangat baik yaitu sebesar 19,74  persen.   

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, kinerja ekspor Indonesia pada triwulan II tumbuh sangat baik yaitu sebesar 19,74  persen.  

Pertumbuhan ini menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II sehingga mampu tumbuh positif sebesar 5,44 persen year on year (YoY).

“Kinerja ekspor Indonesia pada triwulan II tumbuh paling tinggi yaitu sebesar 19,74 persen. Kinerja ekspor  ini  menjadi  akselerator  penopang  ekonomi  Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Menteri Perdagangan: Dua Pekan Lagi Harga Minyak Goreng Curah Merata di Seluruh Indonesia

“Ini merupakan momentum yang perlu kita jaga di tengah kondisi pelemahan ekonomi global dan tekanan inflasi yang meningkat di berbagai negara,” tegas Mendag.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2022 ini lebih tinggi dari capaian triwulan sebelumnya sebesar 5,01 persen (YoY).

“Pertumbuhan ekonomi ini bahkan berhasil melampaui beberapa negara mitra dagang seperti Singapura dengan  pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8 persen, Korea Selatan (2,9 persen), Amerika Serikat(1,6 persen),dan RRT(0,4 persen) pada triwulan II 2022,” jelas Mendag.

Dari kinerja ekspor Indonesia di triwulan II 2022, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi dengan kontribusi mencapai 24,68 persen dari produk domestik bruto (PDB). 

“Penguatan ekspor yang tinggi tersebut salah satunya   didorong  kenaikan harga komoditas dunia akibat konflik   Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan disrupsi pasokan  global serta kenaikan permintaan negara mitra pascapandemi,” imbuhnya.

Baca juga: Kembali Pantau Pasar, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Sebut Harga Minyak Goreng Sudah Mulai Turun

Pada triwulan II, ekspor migas Indonesia mencapai 4,46 miliar dolar AS, atau tumbuh 35,17 persen dibandingkan kuartal I 2022. 

Sedangkan ekspor nonmigas Indonesia tercatat 70,46 miliar dolar AS, atau tumbuh 12,12 persen dibandingkan kuartal I 2022.

Produk ekspor yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2022 antara lain bahan bakar  mineral (HS 27) seperti batubara, besi dan baja (HS  72) yang  merupakan produk turunan nikel, bijih logam (HS 26), mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85), serta berbagai produk kimia (HS 38).

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved