Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Kolaborasi, Kunci Penting Dorong Potensi UMKM di Jawa Timur untuk Terus Bertumbuh dan Berkembang

Pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di tanah air turut ditandai dengan makin berkembangnya UMKM di berbagai daerah

BizzInsight
Penulis: BizzInsight
ISTIMEWA
Ilustrasi pelaku UMKM. 

TRIBUNNEWS.COM - Pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di tanah air turut ditandai dengan makin berkembangnya Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai daerah. 

Dalam hal pertumbuhan UMKM, Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan potensi besar. Mengutip situs resmi Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur (Jatim), populasi UMKM di Jatim di tahun 2022 telah mencapai 9.782.262 unit.

Jumlah UMKM di Jatim tersebut terbagi menjadi 3 golongan usaha sesuai UU No. 20 Tahun 2008, yaitu golongan Usaha Menengah dengan omzet lebih dari Rp2,5 miliar per tahun sebanyak 68.835 unit, Usaha Kecil dengan omzet Rp300 juta-Rp2,5 miliar per tahun sebanyak 579.567 unit, dan Usaha Mikro dengan omzet kurang dari Rp300 juta per tahun sebanyak 9,13 juta unit.

Dengan jumlahnya yang signifikan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa UMKM bersama koperasi memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) K-UMKM memberi kontribusi 57,81 persen terhadap PDRB Jatim. Ini potensi luar biasa yang harus diintervensi dengan program yang terukur agar pemulihan ekonomi bergerak bersama dengan Koperasi termasuk juga UMKM,” ungkap Gubernur Khofifah di sela-sela ibadah hajinya di Makkah, Selasa (12/7/2022).

Dorong potensi UMKM lewat kolaborasi

Mengingat besarnya potensi dari UMKM di Jawa Timur, para stakeholder perlu untuk senantiasa mengambil langkah yang tepat agar pertumbuhan UMKM tak terhenti di tengah jalan. Kolaborasi dengan berbagai pihak pun menjadi salah satu kunci penting untuk mendorong UMKM di Jatim untuk terus tumbuh dan berkembang.

Ilustrasi Pelaku UMKM yang memanfaatkan Lazada untuk perkembangan bisnis mereka.
Ilustrasi Pelaku UMKM yang memanfaatkan Lazada untuk perkembangan bisnis mereka. (ISTIMEWA)

Karena itulah, Pemprov Jatim melakukan kolaborasi dengan Lazada Indonesia (Lazada), yang merupakan salah satu platform eCommerce terdepan di tanah air. Kolaborasi ini turut menjadi bagian dari upaya Lazada dalam mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi di Jawa Timur.

Hasil studi bertajuk "Pengembangan Talenta untuk Ekonomi Digital Indonesia" yang dilakukan oleh Lazada pada tahun 2021 menunjukkan bahwa kolaborasi dan kemitraan intensif antara pemerintah dan pihak swasta diperlukan untuk menumbuhkan talenta di ekosistem ekonomi digital.

Lebih lanjut, kolaborasi juga dapat memperkuat infrastruktur, termasuk memastikan ketersediaan sumber daya pendidikan yang berkualitas dan inklusif demi pertumbuhan talenta di Indonesia.

Merangkul budaya pertumbuhan, perubahan, dan inovasi, serta memberdayakan sesama untuk terlibat dalam ekonomi digital menjadi faktor yang tak kalah penting dalam rangka mengembangkan talenta untuk ekonomi digital Indonesia, termasuk juga para pelaku UMKM lokal.

Langkah Pemprov Jatim dan Lazada Kembangkan UMKM Jawa Timur

Dalam mendorong pengembangan ekonomi digital dan pertumbuhan UMKM di Jawa Timur, Lazada bersama Pemprov Jatim menjalankan program Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Digital Indonesia.

AKAR Digital Indonesia merupakan payung inisiatif Lazada yang bertujuan untuk memberdayakan seluruh talenta di ekosistem Lazada, termasuk para penjual UMKM, pelanggan eCommerce, serta pekerja logistik dan mitra kurir (frontliner).

 “Jawa Timur memang daerah yang memiliki potensi pertumbuhan perekonomian digital,  oleh sebab itu Lazada menjadikan Jawa Timur sebagai tujuan strategis program pemberdayaan ekosistem di Lazada melalui Gerakan AKAR Digital Indonesia,” kata SVP, Seller Operations, Lazada Indonesia,  Haikal Bekti Anggoro, dalam sesi bincang-bincang media bersama Lazada dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur jelang hari UMKM Nasional.

Pertumbuhan jumlah penjual di Jawa Timur sendiri lebih cepat daripada pertumbuhan jumlah pesanan dari pelanggan di daerah tersebut. Hal ini menunjukkan betapa tingginya minat UMKM di Jawa Timur untuk berjualan secara digital.

“Data kami di tahun 2021 menunjukkan pertumbuhan jumlah penjual aktif dari Jawa Timur di Lazada bertumbuh hampir 2 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan bila dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penjual di Lazada secara nasional, jumlah penjual dari Jawa Timur di Lazada bertumbuh 1,5 kali lebih cepat," lanjutnya.

Upaya pemberdayaan lewat Gerakan AKAR Digital Indonesia ini diwujudkan Lazada diantaranya melalui pelaksanaan pelatihan untuk pelaku UMKM di Jawa Timur yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari Selasa (9/8/2022).

“Potensi UMKM di Jawa Timur sendiri masih sangat besar, termasuk untuk melayani pelanggan yang berada di provinsi yang sama. Karena itulah, sebagai salah satu upaya untuk mendorong potensi ini, di bawah payung Gerakan AKAR Digital Indonesia, kami terus menggelar sesi pelatihan untuk UMKM Jawa Timur terkait pemasaran digital. Harapan kami, akan ada lebih banyak lagi UMKM di Jawa Timur yang tergerak untuk bertransformasi digital dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen, khususnya yang juga berdomisili di Jawa Timur,” tambah Haikal.

Keterbukaan Lazada untuk berkolaborasi lewat berbagai program pemberdayaan talenta digital ini disambut baik oleh Pemprov Jatim.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak pun telah mengunjungi gudang Lazada di Sidoarjo, Jawa Timur, dan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Gerakan AKAR Digital Indonesia untuk Jawa Timur.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Jatim, Andromeda Qomariah, mengatakan bahwa Jawa Timur menyimpan potensi perekonomian digital yang sangat besar dan sektor usaha di Jawa Timur memang didominasi oleh UMKM.

“Dilihat dari aspek tenaga kerja, berdasarkan data BPS, sebanyak 62 persen tenaga kerja bergerak di sektor informal. Meski demikian, kami memahami bahwa sebagian besar UMKM di Jawa Timur masih membutuhkan bimbingan untuk bisa menjadikan platform digital sebagai pendukung pertumbuhan bisnis mereka. Oleh karena itu, kami menyambut baik program dan inisiatif dari Lazada untuk membantu UMKM berdigitalisasi melalui Gerakan AKAR Digital untuk Jawa Timur ini,” ujar Andromeda.

Selain kolaborasi bersama Lazada, Pemprov Jatim pun telah memiliki beragam program pemberdayaan talenta digital seperti Millenial Job Center (MJC). Andromeda mengungkapkan bahwa Tim MJC akan dipersiapkan untuk berkolaborasi dengan Gerakan AKAR Digital dari Lazada demi mempersiapkan para talenta ekonomi digital di Jawa Timur.

Berbagai inisiasi kolaborasi untuk pemberdayaan UMKM Jatim

Lewat kolaborasi bersama Pemprov Jatim, Lazada mengadakan berbagai program pemberdayaan UMKM di Jawa Timur. Salah satunya adalah penyelenggaraan kelas pelatihan "Naik KeLaz", yang ditujukan untuk pelaku UMKM Jatim, yang diselenggarakan hari Selasa (9/8/2022), di Sidoarjo.

Penyelenggaraan kelas pelatihan
Penyelenggaraan kelas pelatihan "Naik KeLaz" bagi pelaku UMKM Jatim. (ISTIMEWA)

Sebelumnya, Lazada juga telah menjalankan beberapa sesi pelatihan untuk UMKM di Surabaya.

Peningkatan daya saing dan pemberdayaan UMKM di Jawa Timur juga dilakukan melalui berbagai inisiatif pelatihan oleh Lazada University, yang menaungi sesi pelatihan UMKM di Sidoarjo pada hari yang sama.

Kehadiran komunitas penjual, Lazada Club menjadi wadah bagi para penjual di Lazada untuk berbagi tips dan trik berjualan online serta kisah sukses. Dimotori oleh para penjual sukses di Lazada yang disebut City Leader, Lazada Club tersedia di 34 kota di Indonesia, termasuk di berbagai kota di Jawa Timur.

Selain fokus pada pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM, Gerakan AKAR Digital Indonesia juga menitikberatkan pada peningkatan literasi eCommerce.

Maka itu, Lazada turut mengadakan penyuluhan #BelanjaAman dan #BelanjaNyaman di platform perdagangan digital serta penyuluhan tentang perdagangan digital untuk UMKM offline agar bisa bertransformasi digital dengan mulus.

Tak ketinggalan, seiring dengan pertumbuhan jumlah UMKM Jawa Timur yang merambah ke eCommerce, Gerakan AKAR Digital Indonesia di Jawa Timur juga fokus pada pengembangan infrastruktur logistik, yakni melalui unit bisnis Lazada Logistics yang telah memiliki lebih dari lebih dari 150 hub serta lebih dari 15.000 pekerja logistik dan kurir berdedikasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lazada Logistics menawarkan layanan Fulfillment by Lazada dan Multi-Channel Logistics, yang menyediakan layanan pemenuhan menyeluruh mulai dari penyimpanan produk mitra brand atau penjual di gudang milik Lazada, pengemasan, hingga pengiriman produk ke pelanggan. Layanan ini ditawarkan baik untuk brand dan penjual di platform Lazada, maupun yang memiliki toko di berbagai platform lainnya.

Ilustrasi Lazada Logistics.
Ilustrasi Lazada Logistics. (ISTIMEWA)

Bagi pelaku UMKM lokal Jawa Timur, layanan ini diharapkan dapat mempermudah operasional pebisnis sembari mempertajam strategi usahanya dan memastikan pengalaman brand yang konsisten.

Berbagai inisiasi kolaborasi di atas telah memposisikan Lazada tak hanya sebagai platform eCommerce, tapi juga tempat pembelajaran dan pertumbuhan bagi penjual yang ingin serius mengembangkan bisnis mereka. 

Komitmen tersebut konsisten ditunjukkan lewat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan UMKM di tanah air serta dengan kehadiran Gerakan AKAR Digital Indonesia.

Selain di Jawa Timur, Gerakan AKAR Digital Indonesia sebelumnya telah diperkenalkan di Jawa Barat pada tahun 2021 lalu lewat kolaborasi bersama Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Dalam waktu dekat, Gerakan AKAR Digital Indonesia juga akan diperkenalkan di Jawa Tengah.

“Ke depannya, kami berharap bisa berkolaborasi dengan lebih banyak elemen pemerintah, organisasi, maupun sektor swasta untuk bisa bersama memajukan ekosistem ekonomi digital. Melalui Gerakan AKAR Digital Indonesia, kami berkeinginan untuk bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Jawa Timur, sesuai dengan misi Lazada untuk mempercepat kemajuan di Indonesia melalui perdagangan dan teknologi,” tutup Haikal.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved