Siapkan Rumah Tapak, LPKR Sasar Pemilik Rumah Pertama di Tangerang

Di Kabupaten Tangerang kenaikan harga properti mencapai 24,5 persen, LPKR) memanfaatkan momentum itu dengan menyasar pemilik rumah pertama.

Via Kontan.co.id
Ilustrasi/ Cendana Home Series yang dikembangkan Lippo Karawaci atau LPKR. Di Kabupaten Tangerang kenaikan harga properti mencapai 24,5 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan Tangerang Selatan (11,5%), Kabupaten Bogor (8,5%), dan Depok (7,5%). PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) memanfaatkan momentum itu dengan menyasar pemilik rumah pertama. LPKR kembali menyiapkan produk rumah tapak Cendana Botanic yang akan diluncurkan pada Agustus 2022. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), indeks harga rumah dalam 3 tahun terakhir meningkat 10 persen dengan kenaikan harga lebih besar terjadi di area Jabodetabek, satu diantaranya di Kabupaten Tangerang, Banten.

Di Kabupaten Tangerang kenaikan harga properti mencapai 24,5 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan Tangerang Selatan (11,5 persen), Kabupaten Bogor (8,5%), dan Depok (7,5%). 

PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) memanfaatkan momentum itu dengan menyasar pemilik rumah pertama.

Untuk itu LPKR kembali menyiapkan produk rumah tapak Cendana Botanic yang akan diluncurkan pada Agustus 2022.

Baca juga: Prapenjualan LPKR Mencapai Rp 2,48 Triliun pada Semester I Tahun 2022, Tumbuh 7 Persen

Cendana Botanic merupakan proyek hunian yang dibangun di lokasi strategis kawasan Lippo Village South, Tangerang.

Klaster ini terdiri dari 541 unit rumah tapak dan 10 unit shophouses.

LPKR menggandeng desainer terkemuka Alex Bayu untuk menyajikan Cendana Botanic dengan desain modern, memaksimalkan space utilization serta menitikberatkan functionality.  

CEO LPKR John Riady mengatakan LPKR terus berinovasi dalam menciptakan produk unggulan sehingga mampu meraih keberhasilan di pasar segmen milenial yang kini menjadi sasaran inovasi properti.

“Sekarang ada kecenderungan segmen milenial lebih memilih properti sebagai instrumen investasi, terlebih dengan mudahnya pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari perbankan. Mereka menjadikan properti sebagai aset yang fungsional,” ungkap John, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Analis Sebut Inovasi Digital Pacu Kinerja Siloam Hospitals, LPKR akan Terimbas Positif

Seperti diketahui, LPKR menargetkan pra penjualan sebesar Rp5,2 triliun pada tahun 2022. 

Adapun pada Semester I/2022, LPKR telah berhasil membukukan pra penjualan Rp2,48 triliun, naik 7% YoY (year on year) dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Peluncuran Cendana Botanic merupakan salah satu wujud strategi LPKR untuk memenuhi target pra penjualan pada tahun 2022.

Selain meluncurkan kembali produk-produk residensial untuk pemilik rumah pertama, tiga strategi LPKR lainnya adalah menambah produk residensial premium dan unit ruko, menawarkan apartemen mid-rise untuk memperluas penetrasi pasar, serta mendorong permintaan untuk unit high-rise siap huni.  

“Kami menegaskan kembali target yang akan diraih pada tahun ini yang sebesar Rp5,2 triliun dan tetap berkomitmen untuk menyediakan perumahan yang berkualitas untuk memenuhi permintaan yang kuat dari pemilik rumah pertama, bahkan saat kami mendiversifikasi penawaran produk dan harga produk," tegas John.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved