Kualitas Barang dan Layanan Kunci untuk Menggaet Pelanggan

Aktivis Pandu Digital Indonesia, Rizqika Alya Anwar menyebutkan ada dua syarat yang dipenuhi agar produk yang dipasarkan mudah dikenal dan disukai.

Penulis: Eko Sutriyanto
Medium
Ilustrasi - Aktivis Pandu Digital Indonesia, Rizqika Alya Anwar mengatakan, kualitas produk dan kualitas layanan menjadi kunci untuk memasarkan produk kita secara digital agar mudah dikenal dan disukai banyak orang. 

Laporan  Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Ruang digital saat ini menjadi ruang yang efektif untuk mempromosikan produk barang atau jasa yang kita jalankan.

Namun dibutuhkan strategi khusus agar produk kita yang dipasarkan secara digital mudah dikenal dan disukai banyak orang.

Untuk itu, Aktivis Pandu Digital Indonesia, Rizqika Alya Anwar mengatakan, terkait produk yang dipasarkan ada dua syarat yang harus dipenuhi, yaitu kualitas produk dan kualitas layanan.

"Contoh aspek kualitas produk adalah produk tersebut memiliki rasa atau bahan yang bagus, awet, dikemas dengan baik, dan bermanfaat bagi konsumen," katanya saat webinar dengan tema Kiat-kiat Promosi Usaha di Ruang Digital belum lama.

Untuk aspek kualitas layanan adalah kecepatan pengiriman, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, memberi respons yang baik, serta memiliki pengetahuan yang lengkap atas produk tersebut.

Baca juga: Di Era Sekarang, Pelaku Bisnis Dituntut Memahami Pemasaran Digital

“Jadi, pesan saya adalah be a smart entrepreneur! Jangan mempermalukan bisnismu di ruang digital. Mau dikenal seperti apa? Branding apa yang hendak dibangun? Perhatikan kembali postingan saat mempromosikan bisnis,” kata Rizqika.

Sekretaris Relawan TIK Magetan, Alamsurya Kubara Endriharto menyampaikan, potensi digital di Indonesia sangat besar.

Hal itu tercermin dari pengguna internet di Indonesia yang mencapai 73,7 persen dari populasi Indonesia atau sebanyak 204,7 juta jiwa.

Dari pengguna internet tersebut, mereka rata-rata mengakses internet selama 4 jam per hari lewat ponsel pintar dan selama 9 jam per hari lewat perangkat lainnya.

Dari segi pemasaran produk secara digital, ini merupakan potensi pasar yang menarik.

Baca juga: Mendag Zulkifli: Pemasaran Digital Bantu Perusahaan Bertahan di Tengah Krisis Pandemi

“Pemasaran lewat media sosial, misalnya. Yang pertama harus dilakukan adalah kenali dengan benar siapa target audiens kita. Kedua, buatlah konten dengan kombinasi jenis dan kombinasi tujuan. Terakhir adalah menyusun jadwal konten promosi dengan baik,” ujar Alamsurya.

Dalam kesempatan itu, content creator dan penulis Abidah Pulana menguraikan tentang pentingnya memiliki kecakapan digital di tengah pesatnya penggunaan teknologi digital sekarang ini.

Kecakapan digital, menurut dia, meliputi pemahaman tentang lanskap digital, cara menggunakan mesin pencarian informasi, memahami berbagai aplikasi media sosial, serta transaksi elektronik dalam belanja daring di lokapasar.

Secara ringkas, individu yang cakap digital memahami seluruh aspek tersebut dengan baik.

“Kita dapat mencapai kecakapan digital apabila kita tahu ragam perangkat lunak yang menyusun lanskap digital. Yang tak kalah penting dalam kecakapan digital adalah kita harus mampu menyeleksi dan memverifikasi informasi yang diperoleh, serta menggunakannya untuk kebaikan diri dan sesama,” tutur Abidah. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved