Jenis BBM untuk Kendaraan Mesin Bensin dan Diesel yang Disediakan Pertamina
Pertamax Turbo hingga Pertalite digunakan untuk kendaraan bensin, sementara mesin diesel menggunakan Pertamina Dex, Dexlite, dan solar.
Penulis:
Arif Fajar Nasucha
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM - Kendaraan mesin bensin maupun bermesin diesel banyak ditemui di Indonesia terutama untuk mobil.
Kedua jenis mesin kendaraan ini jelas memiliki perbedaan terutama pada jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digunakan.
Pertamina sebagai perusahaan minyak dan gas bumi telah menyediakan jenis bahan bakar untuk mesin bensin dan diesel di Indonesia.
Adapun jenis bahan bakar untuk mesin bensin yang disediakan Pertamina yakni Pertamax Racing, Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite dan Premium.
Sementara untuk mesin diesel, Pertamina menyediakan jenis bahan bakar Pertamina Dex, Dexlite dan Solar.
Dikutip dari pertamina.com, berikut penjelasan terkait masing-masing jenis BBM tersebut.
Bahan Bakar Mesin Bensin
Baca juga: Pendaftar MyPertamina Tembus 1 Juta: Pengguna Pertalite 70 Pesen, Solar Lebih dari 30 Persen
1. Pertamax Racing
Pertamax Racing merupakan bahan bakar kendaraan yang diakui federasi balap internasional.
Mesin yang menggunakan Pertamax Racing akan lebih responsive, lebih stabil, dan memiliki daya tahan yang tinggi.
Bahan bakar yang memiliki oktan minimal 100 ini dikhususkan untuk kendaraan balap dan kendaraan yang memiliki kompresi mesin lebih tinggi dari 13:1.
2. Pertamax Turbo
Pertamax Turbo merupakan bahan bakar untuk kendaraan bermesin bensin yang dikembangkan Pertamina bersama Lamborghini.
Pertamax Turbo dirancang untuk memenuhi persyaratan mesin berteknologi tinggi.
Bahan bakar ini memiliki angka oktan 98 dan kadar sulfur rendah sehingga tidak merusak kualitas udara.
Pertamax Turbo dapat meningkatkan drivability kendaraan sehingga lincah bermanuver.
Selain itu, Pertamax Turbo dapat membuat akselerasi mesin menjadi lebih bagus berkat torsi yang dihasilkan lebih tinggi.
Kecepatan maksimal (top speed) kendaraan dan tenaga mesin juga akan meningkat.
3. Pertamax
Pertamax merupakan bahan bakar bensin berstandar international dengan angka oktan minimal 92.
Pertamax sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi rasio 10:1 hingga 11:1 atau kendaraan berbahan bakar bensin yang menggunakan teknologi setara dengan Electronic Fuel Injection (EFI).
Pertamax dilengkapi ecosave technology yang mampu membersihkan bagian dalam mesin (detergency).
Dilengkapi juga dengan pelindung anti karat pada dinding tangki kendaraan, saluran bahan bakar dan ruang bakar mesin (corrotion inhibitor).
Pertamax juga mampu menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna (demulsifier).
4. Pertalite
Pertalite merupakan bahan bakar gasoline yang memiliki angka oktan 90.
Pertalite berwarna hijau terang dan jernih.
Kendaraan dengan kompresi 9:1 hingga 10:1 sangat tepat jika menggunakan Pertalite.
Pertalite mampu menempuh jarak yang lebih jauh dengan tetap memastikan kualitas dan harga yang terjangkau berkat adanya tambahan additive.
5. Premium
Premium merupakan bahan bakar mesin bensin dengan angka oktan minimal 88.
Bahan bakar ini dapat digunakan pada kendaraan bermotor bensin dengan risiko kompresi rendah atau dibawah 9:1.
Baca juga: Harga Resmi BBM 1 September 2022 di Indonesia: Pertalite dan Pertamax
Bahan Bakar Mesin Diesel
1. Pertamina Dex
Pertamina Dex merupakan bahan bakar mesin diesel yang mampu menjadikan kinerja mesin lebih optimal, tangguh, dan bertenaga.
Bahan bakar mesin diesel terbaik ini dilengkapi dengan ubricity dan anti foaming of gas.
Pertamina Dex sangat disarankan untuk kendaraan diesel terutama yang berteknologi Common Rail System.
Telah memenuhi standar Euro 3 dengan angka cetane 53 dan memiliki kandungan sulfurnya yang rendah yakni kurang dari 300 ppm menjadikan Pertamina Dex sejajar dengan bahan bakar diesel premium kelas dunia.
2. Dexlite
Dexlite merupakan varian bahan bakar diesel dari Pertamina yang debut pada 15 April 2016 lalu.
Dexlite memiliki angka cetane minimal 51 dan mengandung Sulfur maksimal 1200 ppm.
Bahan bakar ini cocok digunakan untuk pengguna mobil diesel yang ingin bertenaga namun dengan harga terjangkau.
3. Solar
Solar merupakan bahan bakar diesel dengan angka cetane 48.
Solar ditujukan untuk kendaraan bermesin diesel teknologi lama dengan kandungan sulfur 2500 ppm.
Umumnya solar digunakan untuk angkutan umum seperti bus dalam kota.
(Tribunnews.com/Fajar)