BBM Bersubsidi

Menteri BUMN Minta Pertamina Pastikan Ketersediaan Stok di Seluruh SPBU dan Optimalkan MyPertamina

Pemerintah menugaskan Pertamina untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM pasca pengumuman terkait pengalihan subsidi BBM.

WARTA KOTA/Henry Lopulalan
Pengendara antre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) berapa saat usai pengumuman kenaikan harga di SPBU , Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (3/9/2022). Pemerintah mengumumkan menaikkan harga bahan bakar minyak jenis Pertalite yang semula Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 perliter, Solar subsidi yang semula Rp 5.150 perliter menjadi Rp 6.800 perliter dan pertamax semula Rp 12.500 perliter menjadi Rp 14.500 perliter. Warta Kota/Henry Lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah meminta PT Pertamina (Persero) untuk dapat mengamankan stok bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat, pasca adanya penetapan harga terbaru.

Erick mengatakan, pemerintah menugaskan Pertamina untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM pasca pengumuman terkait pengalihan subsidi BBM.

Dirinya mengaku sudah menelepon para Direksi Pertamina untuk bersiaga penuh selama 3 hari ke depan dalam memastikan pasokan hingga distribusi BBM dapat berjalan dengan baik di seluruh SPBU.

Baca juga: Breaking News : Pemerintah Naikkan Harga BBM Subsidi : Pertalite Rp10.000 dan Solar Rp6.800

"Saya harus memastikan penugasan ini bisa berjalan baik, tadi saya juga sudah telepon direksi Pertamina semua, mereka semua standby untuk 3 hari ke depan memastikan seluruh SPBU secara jumlah kuotanya harus dicukupi," ucap Erick dalam keterangan yang diperoleh, Sabtu (3/9/2022).

Erick menyebut, subsidi tepat sasaran menjadi kunci ke depan, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa 70 persen yang menikmati subsidi BBM ialah orang yang mampu.

Untuk itu, Erick terus mendorong Pertamina dan Telkom dapat meningkatkan optimalisasi layanan MyPertamina agar bisa menjadi sarana bagi masyarakat yang kurang mampu dalam mengakses BBM subsidi.

Erick ingin Telkom mengulangi kesuksesan penerapan aplikasi PeduliLindungi pada MyPertamina.

Sebagai tambahan informasi, saat ini Menteri Erick sedang berada di Belanda, dalam rangkaian agenda kerja sama BUMN.

Namun, ia memutuskan untuk pulang lebih cepat pada Sabtu (3/9) malam.

"Ini perlu waktu, tapi saya akan pulang juga salah satunya sesegera saya rapatkan bagaimana sinkronisasi data Telkom dan Pertamina ini bisa menjadi sesuatu yang baik," pungkas Erick.

Pemerintah telah memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar mulai hari ini.

Baca juga: Cara Gunakan Aplikasi MyPertamina untuk Daftar Program Subsidi Tepat

Pengumuman kenaikan BBM subsidi disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif yang satu meja dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, yang disiarkan dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/9/2022).

Tampak hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, yang juga duduk dalam satu meja dengan Jokowi.

Kini harga BBM subsidi mulai hari ini pukul 14.30, jenis Pertalite dari Rp7650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter.

Kemudian, Solar menjadi menjadi Rp6.800 per liter dari sebelumnya seharga Rp5.150 per liter.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved