Mulai Pulih, Industri Properti Membutuhkan Kolaborasi dari Pengembang hingga Pemerintah

pulihnya industri properti membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak mulai dari pengembang, pelaku industri, konsumen, dan pemerintah.

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
HO
Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk. Agung Wirajaya (kiri) dan Presiden Direktur Era Indonesia Darmadi Darmawangsa (kanan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi mereda, sektor properti di Indonesia mulai menunjukkan tren positif.

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dilakukan Bank Indonesia dengan sampel pengembang-pengembang di 18 kota mencatat, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan 1-2022 tumbuh 1,87 persen Year on Year (YoY).

Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) Agung Wirajaya, mengatakan pulihnya industri properti membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak mulai dari pengembang, pelaku industri, konsumen, dan pemerintah.

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Diprediksi Tak Terlalu Berpengaruh ke Daya Beli Masyarakat Terhadap Properti

Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, lanjutnya, industri properti mesti didorong untuk pulih lebih cepat agar daya beli masyarakat bangkit lebih kuat.

“Insentif pemerintah yang memberikan relaksasi juga patut diapresiasi dan didukung terus, kami melihat bahwa program ini berdampak sangat luar biasa bagi masyarakat dan pelaku industri properti,” katanya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Era Indonesia Darmadi Darmawangsa mengatakan relaksasi dari pemerintah dengan memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DPT) untuk pembelian properti turut menciptakan sentimen yang sangat positif di pasar properti.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Melandai, Industri Properti Mulai Gencar Lakukan Pengembangan Hunian

“Situasi ekonomi ke depan diperkirakan akan lebih dinamis dan menantang, mengingat terjadinya kenaikan harga seperti bahan bakar minyak (BBM) yang diperkirakan akan berdampak kenaikan inflasi sampai angka 6,6-6,8 persen. Namun, justru orang-orang yang menginvestasikan uangnya untuk membeli properti akan lebih untung,” katanya.

Sementara itu, kebangkitan sektor properti Indonesia kini menjadi fokus Agung Podomoro dengan menggelar Festival Investasi Properti – 53 Tahun Agung Podomoro yang berlangsung pada 6-18 September 2022 di Central Park Jakarta.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved