Ratu Elizabeth II Meninggal

Ratu Elizabeth II Mangkat, Bank of England Tunda Kerek Suku Bunga Acuan

Bank Sentral Inggris, Bank of England (BoE) putuskan untuk menunda sikap hawkish hingga 22 September mendatang, menyusul wafatnya Ratu Elizabeth II.

Ledger Insights
Bank of England (BoE) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, LONDON – Bank Sentral Inggris, Bank of England (BoE) putuskan untuk menunda sikap hawkish hingga 22 September mendatang, menyusul wafatnya Ratu Elizabeth II.

Penundaan ini merupakan kali pertama yang dilakukan BoE setelah beroperasi selama 25 tahun lalu, keputusan tersebut diambil mengikuti kebijakan yang dilakukan oleh sejumlah lembaga publik lainnya lantaran Inggris saat ini masih berada dalam masa berkabung nasional.

“Mengingat masa berkabung nasional yang sekarang diamati di Inggris, pertemuan Komite Kebijakan Moneter (MPC) September 2022 telah ditunda untuk jangka waktu satu minggu," kata BoE dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Cetak Sejarah, Bank Sentral Eropa Naikkan Suku Bunga 75 Bps, Apa Dampaknya?

Meski BoE belum memberikan bocoran terkait berapa kenaikan suku bunga yang akan dikerek bulan ini, namun banyak kalangan telah memproyeksikan bahwa Bank of England akan menaikkan tingkat suku bunganya menjadi 2,25 persen atau sekitar 50 basis poin, level tertinggi sejak Desember 2008.

Melonjaknya harga energi di pasar dunia akibat invasi Rusia ke Ukraina, tak hanya melumpuhkan perekonomian pasar global namun juga membuat laju inflasi bulanan di Inggris melonjak di angka 10,1 persen, naik drastis ketimbang inflasi di bulan Mei lalu dimana saat itu inflasi hanya dipatok 9,4 persen, mengutip dari Reuters.

Sejumlah cara telah mulai gencar dilakukan pemerintah Inggris untuk mendinginkan laju inflasi di tengah resesi atau perlambatan ekonomi, salah satunya dengan membatasi kenaikan tagihan energi untuk semua rumah tangga selama dua tahun dalam kedepan, akan tetapi keputusan tersebut tampaknya belum mampu menurunkan laju inflasi di Inggris menuju zona hijau.

Oleh karenanya kemungkinan besar BoE akan kembali merek suku bunga di pertemuan pekan depan demi mencegah kesulitan yang meluas.

Tak hanya menunda penetapan suku bunga dalam pengumumannya yang disampaikan pada Jumat (9/9/2022) BoE juga berencana untuk menunda penjualan dari saham obligasi korporasi hingga tanggal 27 September mendatang.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved