Viral Avanza Masuk Golongan 2 di Gerbang Tol Kelapa Gading, Pengelola Minta Maaf dan Bukan Disengaja

PT Jakarta Tollroad Development (JTD) Jaya Pratama meningkatkan sistem agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Tribun Jateng/Iwan A
Ilustrasi gerbang tol. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang pengemudi mobil melakukan komplain setelah terdeteksi sistem salah masuk golongan kendaraan di jalan tol.

Kejadian itu terjadi pada Senin, (19/9/2022) sekitar pukul 08.45 WIB bertempat di Gerbang Tol Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pengemudi tersebut merasa dirugikan oleh sistem tol yang membuat mobilnya masuk ke golongan 2, padahal mobil yang dibawa oleh pengemudi tersebut berjenis Avanza yang seharusnya masuk golongan 1.

Baca juga: Menteri PUPR Sebut Akan Ada Penyesuaian Tarif Jalan Tol Usai Kenaikan Harga BBM

Video komplain itu tersebar di media sosial, sehingga PT Jakarta Tollroad Development (JTD) Jaya Pratama selaku pengelola jalan tol tersebut pun angkat bicara.

Dalam keterangan tertulisnya, PT JTD Jaya Pratama membenarkan adanya komplain dari pengguna jalan tol. Peristiwa itu terjadi di Gerbang Tol Kelapa Gading pada Senin (19/9).

Avanza golongan 2
Tangkapan layar di media sosial. Avanza masuk golongan 2 di Gerbang Tol Kelapa Gading.

“Terdapat 2 kendaraan yang mengalami salah golongan, di mana seharusnya masuk ke golongan 1, tetapi terdeteksi sistem masuk golongan 2,” kata PT JTD Jaya Pratama.

PT JTD Jaya Pratama langsung melakukan kroscek atas kejadian tersebut dan telah mengembalikan selisih uang yang telah dibayarkan oleh pengemudi mobil tersebut.

Kemudian, PT JTD Jaya Pratama meminta maaf atas peristiwa tersebut. Mereka menjelaskan bahwa kesalahan tersebut tidak disengaja, melainkan karena masalah sistem.

"Untuk itu kami selaku pengelola Jalan Tol Ruas Kelapa Gading-Pulo Gebang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Kejadian tersebut tidak ada unsur kesengajaan dari pihak kami, tetapi karena adanya kegagalan penggolongan oleh sistem akibat terlalu sensitifnya sensor golongan," kata PT JTD Jaya Pratama.

Selanjutnya, mereka akan melakukan peningkatan sistem agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pengguna jalan tol juga tetap dipersilakan untuk menyampaikan keluhannya bila ada ketidaknyamanan dalam pelayanan.

"Untuk mengantisipasi kejadian yang serupa, kami akan meningkatkan keandalan sistem peralatan transaksi dan SOP penanganan yang lebih cepat. Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jalan dapat menyampaikan keluhan langsung ke petugas kami di lapangan untuk dapat langsung diselesaikan di lokasi atau melalui Call Center 0811-1375-711 dan media sosial Instagram @jtd_tol," pungkas PT JTD Jaya Pratama.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved