Walhi Harap Potensi Kota Aceh Dilirik Investor Padat Karya

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh, Ahmad Shalihin mengatakan pesona alam di Kota Aceh

Editor: Hendra Gunawan
SURYA/SURYA/PUR
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nitis Hawaroh

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh, Ahmad Shalihin mengatakan pesona alam di Kota Aceh diharapkan menjadi incaran para investor khususnya padat karya.

Menurutnya, Aceh sendiri merupakan daerah penghasil rempah terbaik di Indonesia. Hal itu membuktikan investasi pada sektor padat karya, justru bakal berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat.

"Investasi di sektor pertanian akan lebih berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan investasi di sektor tambang lebih berdampak pada kerusakan lingkungan dan belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Ahmad Shalihin kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Masyarakat Diminta Lakukan Riset dan Perbanyak Ilmu Sebelum Investasi di Aset Kripto

Shalihin mengatakan, sejauh ini investor padat modal kerap berinvestasi di Aceh. Hal itu justru berdampak buruk bagi kerusakan lingkungan.

"Investasi di sektor tambang dan migas memerlukan modal tinggi, teknologi tinggi, tingkat kegagalan yang tinggi, resiko kerusakan lingkungan yang tinggi, sedangkan tingkat keberhasilan nya rendah," ujarnya.

Ia berharap, potensi yang dimiliki Aceh mampu mendongkrak industri pariwisata melalui investor padat karya.

"Harapannya potensi yang dijual di Aceh tidak hanya bicara tambang SDM. Tapi juga potensi lain terkait lahan pertanian, agro industri atau agro wisata, harapannya kesana, bukan Investor yang padat modal, tapi juga investor padat karya," ungkapnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved