Breaking News:

Sinar Mas Land Siapkan Ekosistem untuk The Next Wave of Proptech di Indonesia  

APJII pada pertengahan tahun ini mengumumkan bahwa pengguna internet di Indonesia telah mencapai sekitar 210 juta.

Editor: Content Writer
Istimewa
Tech Media Workshop bertema “The Next Wave Proptech Ecosystem in Indonesia” pada Rabu (26/10/2022) di Marketing Office BSD City, Tangerang Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada pertengahan tahun ini mengumumkan bahwa pengguna internet di Indonesia telah mencapai sekitar 210 juta.

Penggunaan internet sendiri telah terpenetrasi dalam berbagai lini industri termasuk properti. Sinar Mas Land pun menyadari pentingnya keberadaan teknologi digital dalam pengembangan properti sehingga perusahaan mulai fokus mendukung pertumbuhan property technology (proptech) yang berinovasi untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan properti masyarakat. 

Dukungan ini disampaikan secara terbuka oleh perusahaan dalam acara Tech Media Workshop bertema “The Next Wave Proptech Ecosystem in Indonesia” pada Rabu (26/10/2022) di Marketing Office BSD City, Tangerang Selatan.

Acara tersebut menghadirkan para pembicara yang merupakan bagian dari ekosistem proptech Sinar Mas Land, di antaranya Irawan Harahap (Chief Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land), Mulyawan Gani (Chief Transformation Officer Sinar Mas Land), Bayu Seto (Partner Living Lab Venture), Indira Nur Shadrina (Co-Founder & CCO IDEAL), dan Maria Herawati Manik (Country Manager Rumah123).

Chief Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengutarakan, “Pengembangan proptech merupakan salah satu upaya yang dilakukan Sinar Mas Land dalam transformasi township kami menjadi integrated smart digital city. Bukan hanya dari segi fisik atau keterbangunan, kami juga mendorong pertumbuhan startup khususnya bidang proptech yang erat kaitannya dengan bidang usaha Sinar Mas Land. Bersamaan dengan pembangunan Digital Hub, kami melakukan kampanye Digital Hub Next Action (DNA) yang menghadirkan berbagai program seminar, workshop inkubasi, dan akselerasi untuk memperkuat ekosistem digital serta menyiapkan para pelaku startup untuk bersaing di skala nasional maupun internasional.”

Chief Transformation Officer Sinar Mas Land, Mulyawan Gani menyampaikan, “Keseriusan Sinar Mas Land untuk mentransformasi ekosistem digital perusahaan mendorong kami untuk melakukan perpanjangan usaha dengan Living Lab Ventures (LLV). Ini merupakan investment arm yang kami siapkan guna mendorong inovasi teknologi melalui percepatan dan pendanaan startup di Indonesia. Sejak diluncurkan pertengahan tahun ini, LLV telah menerima respon positif dari startup proptech, mulai dari sisi pencarian properti, kredit properti, pembiayaan, hingga co-living. Kami harap inovasi yang mereka hadirkan dapat difasilitasi dengan baik oleh LLV guna memberikan solusi terhadap kebutuhan properti masyarakat.”

Pergerakan ke arah new wave proptech juga berpengaruh ke industri turunan, salah satunya Rumah123.com yang diwakili Country Manager, Maria Herawati Manik menyampaikan, “Industri proptech sangat terdorong di masa pandemi Covid-19 padahal banyak industri lain malah menurun. Kita juga menyaksikan pertumbuhan pasar properti di generasi milenial dan gen Z yang market share-nya kini mencapai 46 persen. Rumah123.com membantu konsumen dalam mencari properti, mulai dari listing properti primary dari developer, secondary dari pemilik properti dan bank sebagai penyedia jasa layanan pendanaan. Penjajakan di masa pandemi kami lakukan dengan transformasi ke digital untuk memudahkan konsumen mendapatkan properti yang sesuai dengan kebutuhannya.”

Co-founder & CCO IDEAL, Indira Shadrina menambahkan, “IDEAL merupakan proptech yang membantu masyarakat Indonesia untuk mendapatkan rumah yang ideal, dengan pendanaan yang bersifat responsible ending. Kami menyasar pendanaan properti karena hunian adalah kebutuhan pokok yang pasarnya besar dan sangat bisa bertahan saat pandemi Covid-19. Kami menghadirkan platform end-to-end yang menjamin keamanan data, mulai dari komparasi produk, simulasi dan pengajuan KPR secara digital langsung ketiga bank sekaligus dalam satu waktu.”

Sinar Mas Land melakukan transformasi digital untuk memberikan pelayanan dan produk terbaik bagi masyarakat sejak tahun 2016. Dari segi infrastruktur, perusahaan menerapkan penyediaan jaringan fiber optic untuk internet berkecepatan tinggi, pengawasan lalu lintas melalui traffic command center, dan lain sebagainya. Sinar Mas Land juga mengembangkan Digital Hub, sebuah kawasan seluas 26 hektare yang didedikasikan untuk komunitas, institusi pendidikan, startup dan perusahaan multinasional di bidang teknologi digital dan kreatif. Animo positif kami terima untuk pembangunan ini dari perusahaan terkemuka seperti Traveloka, Unilever, NTT, Grab dan Apple yang kini telah masuk ekosistem digital Sinar Mas Land. (*)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved