Kembangkan Industri Kesehatan, Jumlah Pasien SILO Secara Digital Terus Mengalami Peningkatan

Saluran digital SILO, termasuk Obrolan Langsung dan WhatsApp, berkontribusi sebesar 18% terhadap total Kunjungan Rawat Jalan per September 2022. 

Penulis: Hasanudin Aco
dok. Siloam Hospitals
Siloam Hospitals. PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) terus berinvestasi dalam kemampuan dan keterlibatan platform digital pasien untuk lebih meningkatkan pengalaman pasien.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) di sektor kesehatan, terus berinvestasi dalam kemampuan dan keterlibatan platform digital pasien untuk lebih meningkatkan pengalaman pasien. 

Selain aplikasi MySiloam, saluran digital ini juga termasuk website Siloam, pusat kontak khusus, dan nomor WhatsApp khusus.  

Di samping itu, seiring dengan meningkatnya popularitas saluran digital SILO, jumlah pasien yang diperoleh secara digital juga meningkat.

Baca juga: Siloam Hospitals Membukukan Laba Bersih Tertinggi pada Kuartal 3 Tahun 2022

Saluran digital SILO, termasuk Obrolan Langsung dan WhatsApp, berkontribusi sebesar 18 persen terhadap total Kunjungan Rawat Jalan per September 2022. 

Di saat yang sama, aplikasi MySiloam juga telah diunduh lebih dari 1 juta pengguna dengan rata-rata pengguna aktif bulanan mencapai 100.000 pasien dan rata-rata tingkat engagement lebih dari 77%.  

Group CEO LPKR sekaligus Komisaris Utama SILO John Riady mengatakan LPKR melalui SILO berkomitmen untuk terus mengembangkan industri kesehatan di Indonesia. 

"Industri kesehatan merupakan salah satu industri atau sektor yang penting dan perlu dikembangkan di Indonesia. Terlebih lagi, perekonomian diperkirakan semakin bertumbuh dan kebutuhan akan fasilitas kesehatan semakin tinggi. LPKR melalui SILO akan terus melanjutkan ekspansi. Kami memiliki misi untuk memenuhi kebutuhan healthcare di Indonesia, dan tentunya berkomitmen untuk terus bertumbuh," tegas John, Jumat (2/12/2022).

John menambahkan bahwa SILO juga tengah mengembangkan berbagai layanan berbasis digital dan bekerja sama dengan platform lain seperti AIDO, HaloDoc, dan Alodokter. 

Ekspansi digital ini diharapkan akan memperluas layanan kesehatan SILO.  

Baca juga: Siloam Hospitals TB Simatupang Gelar Latihan Gabungan Tanggap Darurat Penanggulangan Kebakaran

Seperti diketahui, per kuartal III-2022, SILO membukukan pendapatan sebesar Rp 5,4 triliun, dengan EBITDA Rp 1,4 triliun dan laba bersih Rp 457 miliar. 

SILO juga mencatat jumlah Inpatient Days dan Jumlah Pasien Rawat Jalan tertinggi pada kuartal III-2022, dibandingkan dengan 10 kuartal sebelumnya.

 Inpatient Days pada 9M2022 meningkat 8,3% menjadi 587.617 hari dibandingkan dengan 542.772 hari pada 9M2021. 

Di 9M2022, SILO telah melayani lebih dari 2,2 juta pasien rawat jalan, meningkat 32,2% dibandingkan dengan 9M2021.

 Kinerja SILO ini tentu saja berimbas positif terhadap induk usahanya LPKR yang merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 58,05 persen.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved