Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Akhir Tahun, Erick Thohir Sebut Ketersediaan Masih Aman

Erick Thohir mengecek harga pokok dan ketersediaan pangan bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Pasar Rasamala, Semarang, Jawa Tengah.

Tribunnews.com/Bambang Ismoyo
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (29/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengecek harga pokok dan ketersediaan pangan bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Pasar Rasamala, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam pantauannya tersebut, Erick menyebut ketersediaan bahan pokok masih aman.

Erick memastikan BUMN membantu ketersediaan bahan pokok dan telah menginstruksikan BUMN-BUMN pangan yang tergabung dalam Holding BUMN Pangan atau ID Food untuk memonitor perkembangan ketersediaan bahan pokok dalam menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Upaya Erick itu mendapat dukungan dari Koordinator Bidang UMKM dan Bisnis, Penggerak Milenial Indonesia (PMI), Syahrul Ramadhani.

Menurutnya, kehadiran Erick selalu membawa solusi konkret atas persoalan yang terjadi di masyarakat.

"Pak Erick selalu hadir untuk memberi solusi di tengah persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Solusi yang ditawarkan pun solusi konkret dan taktis," ujarnya kepada awak media, Sabtu (3/12/2022).

Baca juga: Kata Hartono Soal Kondisi BUMN Saat Ini di Bawah Menteri Erick Thohir

Syahrul menilai, kenaikan harga pangan di akhir tahun sudah menjadi persoalan tahunan yang dihadapi masyarakat.

Sudah semestinya pemerintah memberikan fokus kepada barang primer masyarakat itu.

Gelaran pasar murah yang dicanangkan Erick menurut Syahrul adalah upaya konkret pemerintah dalam mengatasi persoalan harga pangan menjelang Nataru.

Dengan begitu, daya beli masyarakat tetap terjaga dan juga dengan harga yang sangat terjangkau.

"Gelaran pasar murah yang dicanangkan Pak Erick adalah upaya untuk menjaga harga barang tetap stabil dan juga daya beli masyarakat tetap terjaga," ungkapnya.

Selain itu, Syahrul mengapresiasi Erick Thohir yang telah membuat BUMN menjadi perusahaan negara yang sehat dan berakhlak. Dengan demikian, kata Syahrul, BUMN selalu hadir di tengah masyarakat.

"Hadirnya BUMN di tengah masyarakat tentunya tak bisa lepas dari kepemimpinan Pak Erick yang telah membuat BUMN sehat dan berakhlak. Sehingga BUMN selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Angkat topi untuk Pak Erick," tandasnya.

Baca juga: Pengamat Nilai Menteri Kesayangan Jokowi Pengaruhi Elektabilitas Erick Thohir

Sebelumnya, Erick menyampaikan bahwa BUMN memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan pasar tatkala harga mengalami kenaikan.

Hal ini telah dilakukan BUMN seperti saat pandemi dengan menyediakan harga masker yang jauh lebih murah.

Erick menyampaikan bahwa BUMN juga siap melakukan operasi pasar dengan menggelar pasar murah di sejumlah daerah yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.(*)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved