Selasa, 2 Juni 2026

Penjualan iPhone Goyah, Apple PHK Sejumlah Karyawan

Keputusan PHK oleh Apple diambil karena bisnis penjual ponsel iPhone turun tajam.

Tayang:
dok. Apple
Apple mengambil keputusan PHK sejumlah karyawan karena bisnis penjualan iPhone turun tajam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA – Apple Inc. dilaporkan tengah melangsungkan pembicaran untuk menggelar pemutusan kerja kecil (PHK), menyusul perusahaan teknologi lainnya seperti Google dan Microsoft yang telah lebih dulu melakukan pemangkasan karyawan.

Belum jelas berapa jumlah karyawan yang akan terdampak pemangkasan ini, namun melansir dari Reuters PHK ini nantinya akan menyasar para staff dari tim ritel korporat yang bertanggung jawab atas pembangunan dan pemeliharaan toko retail Apple.

Menurut sumber yang tidak ingin disebut namanya, keputusan PHK oleh Apple diambil karena bisnis penjual ponsel iPhone turun tajam di tengah kondisi ekonomi yang kian tak menentu.

Tercatat selama kuartal keempat tahun 2022 kemarin, penjualan ponsel terbaru Apple yakni iPhone 14 mengalami penurunan tajam, anjlok 5 persen hingga pendapatan kuartalan Apple hanya dapat membukukan keuntungan sekitar 117,2 miliar dolar AS.

Penurunan juga terjadi pada pendapatan Mac, yang turun 28,66 persen menjadi 7,74 miliar dolar AS. Sedangkan pendapatan produk Apple lainnya susut 8,3 persen menjadi 13,48 miliar dolar AS.

CEO Apple Tim Cook mengungkapkan ada tiga faktor yang merusak hasil penjualan perusahaan diantaranya, yakni penguatan dolar akibat lonjakan suku bunga acuan pasar global.

Serta adanya masalah produksi di pabrik China yang memperlambat proses penjualan iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max.

Alasan tersebut yang mendorong Apple untuk memangkas sejumlah karyawan untuk pertama kalinya, setelah dua tahun terakhir perusahaan ponsel asal Cupertino AS ini memegang prinsip untuk tidak melakukan PHK.

Baca juga: Apple akan Luncurkan iPhone 15 dengan Fitur eSIM ke Lebih Banyak Negara

Untuk mencegah bertambahnya angka pengangguran di tengah krisis, nantinya sejumlah karyawan yang memiliki potensi akan diperkenankan melamar ke posisi lain di dalam perusahaan sampai akhir pekan ini.

Namun, apabila mereka memilih untuk benar-benar keluar dari Apple, maka perusahaan akan memberikan pesangon sebesar 4 bulan gaji untuk tiap karyawan.

Baca juga: Update Harga iPhone April 2023: iPhone 11 hingga iPhone 14 Pro Max Diskon sampai Rp 3 Jutaan

Sebelum PHK ini digelar, pada beberapa bulan terakhir Apple dilaporkan telah lebih dulu memangkas beberapa karyawan kontrak di sejumlah tim.

Beragam cara kini mulai dilakukan Apple untuk mendongkrak pendapatan kuartalan, untuk mencegah terjadinya PHK susulan salah termasuk memangkas anggaran operasional.

Apple juga diketahui juga telah membekukan proses rekrutmen untuk beberapa divisi, menunda bonus dan tunjangan perjalanan, serta menangguhkan beberapa proyek.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved