Selasa, 2 Juni 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Perang Hamas Vs Israel, Apa Dampaknya ke Ekonomi Indonesia? Ini Kata Ekonom

Inflasi berpotensi meningkat, terutama dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia, khususnya apabila konfliknya meluas dan berkepanjangan.

Tayang:
AFP/MAHMUD HAMS
Gumpalan asap membubung di langit Kota Gaza selama serangan udara Israel pada tanggal 9 Oktober 2023. Inflasi berpotensi meningkat, terutama dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia, khususnya apabila konfliknya meluas dan berkepanjangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Mohammad Faisal memaparkan bagaimana dampak konflik Palestina vs Israel terhadap perekonomian Indonesia.

"Yang perlu diwaspadai dari sisi ekonomi adalah dampak terhadap peningkatan inflasi," ujar Faisal saat dihubungi, Selasa (10/10/2023).

Inflasi berpotensi meningkat, menurut Faisal, terutama dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia, khususnya apabila konfliknya meluas dan berkepanjangan.

Baca juga: Hari Keempat Perang Israel-Palestina, Hamas Siap Diajak Bahas Gencatan Senjata dengan Israel

"Namun untuk jangka pendek efek terhadap inflasi masih minimal karena kedua pihak bukan major exporter minyak," kata Faisal.

Sedangkan, Direktur Center of Economi and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan konflik Palestina VS Israel akan memicu investor bergeser ke aset yang aman.

"Kondisi tersebut dapat memicu dolar AS menguat dalam jangka pendek. Hal itu berpotensi menaikkan harga sejumlah barang dan komoditas impor khususnya pangan," terang Bhima.

Biaya impor beras akan terpengaruh, BBM juga akan lebih mahal, serta berpotensi menaiknya harga minyak mentah.

"Kenaikkan harga dolar AS akan menjadi kabar buruk bagi importir minyak," terangnya.

Sebelumnya, Konflik Palestina vs Israel kembali pecah setelah Hamas melancarkan serangan mendadak ke kota-kota Israel pada Sabtu (8/10/2023).

Serangan itu menewaskan lebih dari 200 warga sipil Israel. Sedangkan, lebih dari 230 warga Palestina tewas ketika Israel membalas dengan serangan balasan paling menghancurkan.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved