Sabtu, 18 April 2026

Hilirisasi di Sektor Tambang Mineral Ciptakan Efek Ekonomi Berantai

Keberhasilan hilirisasi di sektor tambang mineral berdampak pada peningkatan nilai tambah mineral dan daya saing industri.

Penulis: Erik S
Editor: Choirul Arifin
handout
HILIRISASI TAMBANG - Hilirisasi di sektor tambang mineral diyakini mampu menciptakan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keberhasilan hilirisasi di sektor tambang mineral tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai tambah mineral dan daya saing industri, tetapi juga menciptakan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal. 

Chairperson Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia Reiner Nathaniel  menggarisbawahi penerapan Good Mining Practices (GMP) yang sudah semakin luas di sektor pertambangan Indonesia. 

Menurutnya, penerapan GMP secara disiplin telah membantu menurunkan risiko operasional, meningkatkan efisiensi, serta memberi manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang. 

"GMP adalah kunci keberlanjutan. Kita harus memastikan penerapannya berjalan konsisten, mulai dari tahap pra-tambang hingga pascatambang,” kata Reiner, Jumat (10/10/2025).

SRE bersama dengan Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menggelar kegiatan Sosialisasi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 bertema 'MIND ID untuk Masa Depan yang Berkelanjutan'.

Kegiatan ini diikuti 230 mahasiswa anggota SRE Indonesia dari berbagai universitas di seluruh Indonesia dan digelar secara virtual, Rabu (9/10/2025) 

Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran dan diskusi mengenai peran dan inovasi strategis industri pertambangan yang terus berinovasi dalam mendukung transisi energi nasional dan penguatan ekonomi hijau.

"Kami percaya MediaMIND dapat mencegah berbagai miskonsepsi, memperkuat akuntabilitas, sekaligus mengangkat inovasi berkelanjutan yang bermanfaat bagi sektor pertambangan,” ujarnya.

Department Head of ESG Performance & Reporting MIND ID, Arief Rifiandi Wiwaha mengungkapkan, MIND ID memiliki program inovatif penjagaan lingkungan yang berfokus pada dekarbonisasi. 

Program ini dijalankan dengan melakukan efisiensi operasional guna menekan emisi, mengganti bahan bakar dengan emisi karbon lebih rendah hingga penguatan porsi penggunaan energi terbarukan pada operasional Grup MIND ID.

Beberapa langkah yang sudah dijalankan untuk mendorong dekarbonisasi,di antaranya mengonversi bahan bakar rendah karbon seperti mengganti bahan bakar dengan 35 persen bio-diesel.

Selain itu juga penggantian coal handling dari Excavator dan Dump Truck solar ke BWE bertenaga listrik, penggunaan dua unit PLTA di Sungai Asahan, serta penggunaan Solar Photovoltaic (PV) di area PT Timah Industri.

Program reklamasi dan reforestasi juga dijalankan secara secara konsisten agar mampu mengembalikan keseimbangan alam setelah pasca kegiatan tambang.

"Semua hal yang kami lakukan ini diharapkan dapat  mengurangi emisi gas rumah kaca. kami tentu akan terus proaktif untuk dapat memberi kontribusi bagi penjagaan alam Indonesia," katanya. 

Melalui kegiatan ini, MIND ID dan SRE Indonesia berharap semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk melahirkan karya reportase, gagasan, riset, hingga inovasi yang berkontribusi bagi pengembangan pertambangan berkelanjutan dan peradaban masa Indonesia.

 

Caption:

 Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia bersama dengan Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menggelar kegiatan Sosialisasi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 bertema 'MIND ID untuk Masa Depan yang Berkelanjutan'.

 

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved