Rabu, 7 Januari 2026

Hari Disabilitas Internasional, 1.000 Peserta Ikuti Edukasi Finansial

Sesi ini diharapkan dapat dipahami peserta yang mengikuti kegiatan ini via online dan offline dan berasal dari berbagai kalangan masyarakat

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/HO
EDUKASI FINANSIAL - Kegiatan edukasi finansial bertajuk “Cerdas Kelola Keuangan Bagi UMKM Disabilitas” pada 4 Desember 2025 di Jakarta. Program ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Pekan Disabilitas Internasional 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 1.000 peserta mengikuti program edukasi finansial bertajuk “Cerdas Kelola Keuangan Bagi UMKM Disabilitas” dalam rangka memperingati Pekan Disabilitas Internasional di Jakarta
  • Program ini diselenggarakan untuk memperluas akses literasi finansial bagi berbagai kelompok masyarakat dan mendukung program GENCARKAN yang diprakarsai Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Pekan Disabilitas Internasional, sebanyak 1.000 peserta mengikuti program edukasi finansial bertajuk “Cerdas Kelola Keuangan Bagi UMKM Disabilitas” pada 4 Desember 2025 di Jakarta.

Program ini diselenggarakan Prudential Indonesia bekerja sama dengan komunitas Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN) dan merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan untuk memperluas akses literasi finansial bagi berbagai kelompok masyarakat dan mendukung program GENCARKAN yang diprakarsai Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kegiatan ini diikuti 1.000 peserta dan mendapatkan teori, praktik dan berdiskusi langsung bersama fasilitator, serta simulasi pengelolaan keuangan harian dengan menggunakan pendekatan personal, aplikatif, serta dikemas dengan metode sederhana.

Sesi ini diharapkan dapat dipahami peserta yang mengikuti kegiatan ini via online dan offline dan berasal dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk mereka yang belum pernah mengenal konsep keuangan maupun asuransi sekalipun.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen mengatakan, upaya memberikan pemahaman terhadap perencanaan keuangan dan asuransi keberbagai kelompok masyarakat terus digencarkan, termasuk penyandang disabilitas.

Baca juga: Menteri UMKM Tuding Perusahaan Ekspedisi Pelaku di Balik Membanjirnya Barang Impor

Dengan demikian, mereka mampu mengelola keuangan sehari-hari dengan lancar, tahan menghadapi kondisi tak terduga dan bisa mulai merencanakan masa depan untuk mencapai tujuan jangka panjang.

Literasi keuangan yang inklusif memberdayakan penyandang disabilitas untuk mengambil keputusan yang tepat, membangun ketahanan, serta mengakses berbagai peluang yang mendukung kemandirian dan kesejahteraan mereka. 

Di kegiatan edukasi finansial ini pihaknya juga mengajak komunitas difabel untuk memiliki proteksi melalui asuransi dan mengimplementasikan prinsip Diversity, Equity and Inclusion (DEI) di lingkungan kerja dengan diterimanya penyandang disabilitas sebagai peserta magang.

Komitmen inklusi juga terlihat dalam aspek kesetaraan gender di mana per Oktober 2025, 56 persen karyawan merupakan perempuan. (tribunnews/fin)

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved