Minggu, 24 Mei 2026

Optimistis Capai Swasembada Pangan di 2025, Mentan: Tinggal 20 Hari Penantian

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut swasembada pangan tinggal selangkah lagi setelah penantian panjang

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Lita Febriani
SWASEMBADA PANGAN - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas bantuan berskala besar untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh dari Kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025). Mentan Amran optimis swasembada pangan dapat tercapai di tahun 2025. (Tribunnews.com/Lita Febriani). 
Ringkasan Berita:
  • Mentan menilai, indikator teknis dan kondisi stok pangan nasional mengarah pada pencapaian swasembada
  • Mentan menambahkan bahwa stok beras nasional yang dikelola Perum Bulog kini mencapai posisi tertinggi dalam sejarah Indonesia sejak merdeka.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyatakan optimisme bahwa Indonesia berpeluang besar mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada akhir tahun ini.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut momen tersebut tinggal selangkah lagi setelah penantian panjang selama setahun penuh.

Baca juga: Luruskan Isu Penyelewengan Bantuan Bencana, Mentan Amran: Dipastikan 1x24 Jam Saya Pecat!

"Tinggal 20 hari, kita tidak tahu. Tapi insyaallah keyakinan saya tinggal 20 hari dari 365 hari penantian. 365 hari menantikan, kita nantikan itu swasembada pangan. Tapi 20 hari rasanya iya (bisa swasembada)," tutur Amran saat pelepasan keberangkatan bantuan korban bencana, Kamis (11/12/2025) di Kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

Mentan menilai, indikator teknis dan kondisi stok pangan nasional mengarah pada pencapaian swasembada. Jika dalam sisa waktu 20 hari ke depan pemerintah tidak mengeluarkan rekomendasi impor, maka secara matematis Indonesia telah berhasil memenuhi kebutuhan berasnya sendiri.

Amran menyebut, proses penerbitan rekomendasi impor memerlukan waktu satu hingga dua bulan. Dengan demikian, apabila pemerintah tidak menerbitkan rekomendasi baru hingga akhir tahun, maka status swasembada dapat dipastikan tercapai.

"Kalau keluarkan rekomendasi impor itu butuh waktu 1 bulan, 2 bulan. Nah ini tinggal 20 hari, kalau matematikanya sih hampir pasti (swasembada pangan). Doakan yang baik-baik ya," ucap Amran.

Mentan menambahkan bahwa stok beras nasional yang dikelola Perum Bulog kini mencapai posisi tertinggi dalam sejarah Indonesia sejak merdeka.

Baca juga: Mentan Amran Siap Cetak Ulang 11.000 Hektare Sawah Terdampak Banjir Bandang di Sumatera

"Bulog juga tertinggi (stoknya) selama Merdeka. Stoknya sekarang 3,7 juta–3,8 juta ton dan itu tidak pernah terjadi," ujarnya.

Amran berharap pada 1 Januari mendatang Indonesia bisa meresmikan pencapaian swasembada pangan sebagai langkah besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Nanti insyaallah di akhir tahun, ya tanggal 1 Januari, kita bersyukur insyaallah swasembada pangan kita naik," ungkap Mentan Amran.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved