Pemberdayaan Perempuan Rawa Pening: Dari Limbah Eceng Gondok Menuju Pasar Global dengan Bantuan AI
Waduk Rawa Pening selama ini identik dengan hamparan eceng gondok. Namun, bagi para perempuan pengrajin di Semarang, tanam ini adalah tumpuan ekonomi
Ringkasan Berita:
- BRI Life memberdayakan 30 pengrajin (mayoritas perempuan) di sekitar Waduk Rawa Pening untuk mengubah eceng gondok menjadi produk kerajinan estetik guna meningkatkan nilai jual.
- Para pelaku UMKM dibekali keterampilan modern, mulai dari pencatatan keuangan digital hingga penggunaan Kecerdasan Buatan untuk menciptakan konten promosi dan mencari tren desain produk terbaru.
- Selain pelatihan, program ini meresmikan Rumah Produksi di Desa Kesongo sebagai pusat kolaborasi dan standarisasi kualitas.
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Waduk Rawa Pening selama ini identik dengan hamparan eceng gondok yang kerap dianggap gulma.
Namun, bagi para perempuan pengrajin di Kabupaten Semarang, tanaman ini adalah tumpuan ekonomi.
Guna memastikan potensi tersebut terus berkembang, BRI Life bersama BRI Research Institute kembali menggelar Program Pemberdayaan UMKM Tahap II yang fokus pada inovasi dan digitalisasi.
Program yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025 ini menyasar 30 pelaku UMKM di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang.
Menariknya, mayoritas peserta adalah kaum perempuan yang tinggal di sekitar waduk.
Mereka diajak tidak hanya sekadar menganyam, tetapi juga bertransformasi menjadi pengusaha kreatif yang melek teknologi.
Inovasi Produk dan Sentuhan AI Selama tiga bulan, para perajin dibekali berbagai keahlian baru.
Pada sesi awal, mereka mempelajari teknik decoupage untuk meningkatkan nilai estetika produk agar lebih modern dan laku di pasar kekinian.
Tak berhenti di situ, mereka juga dilatih menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital untuk profesionalisme usaha.
Langkah yang paling progresif adalah pengenalan Kecerdasan Buatan (AI).
Para ibu-ibu pengrajin diajarkan memanfaatkan AI untuk menciptakan konten promosi yang menarik serta mencari inspirasi desain produk yang sedang tren secara global.
"Kami ingin mendorong UMKM eceng gondok agar punya kapasitas produksi yang lebih baik dan inovasi yang mengikuti tren pasar," ujar Ade Nasution, Kadiv Corporate Secretary PT Asuransi BRI Life.
Menurutnya, program ini adalah solusi ganda: meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjaga ekosistem Waduk Rawa Pening dari ledakan populasi eceng gondok.
Baca juga: Sambut 2026, Dirut BRI Optimistis Transformasi Dorong Kinerja Jangka Panjang
Fasilitas Baru: Rumah Produksi
Sebagai bentuk dukungan nyata, BRI Life juga meresmikan Rumah Produksi UMKM Eceng Gondok.
Fasilitas ini menjadi pusat kolaborasi bagi para perajin untuk menjaga konsistensi kualitas produk sebelum dilempar ke pasar.
Kepala Bidang Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Semarang, Sri Retno Widayati, yang turut hadir dalam peresmian, mengapresiasi langkah ini sebagai bentuk penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemberdayaan-UMKM-Tahap-II.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.