Patra Logistik Perkuat Pengelolaan Armada dan Distribusi Energi Nasional
Sepanjang tahun 2025, Patra membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,25 triliun atau tumbuh 21,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ringkasan Berita:
- PT Patra Logistik mencatat pendapatan Rp3,25 triliun tahun 2025, tumbuh 21,17 persen dibanding sebelumnya.
- EBITDA mencapai Rp378 miliar, didukung efektivitas operasional, optimalisasi armada, dan pengembangan layanan logistik.
- Tahun 2026, perusahaan mengembangkan Fleet Management terintegrasi untuk meningkatkan monitoring distribusi nasional.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- PT Patra Logistik melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja positif di tengah peningkatan pengelolaan armada dan layanan distribusi energi perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,25 triliun atau tumbuh 21,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, EBITDA perusahaan tercatat mencapai Rp378 miliar yang didukung peningkatan efektivitas operasional, optimalisasi utilisasi armada, dan pengembangan layanan logistik energi di berbagai wilayah operasional.
Baca juga: Patra Logistik Pastikan Distribusi Energi Pertamina Tetap Optimal Jelang Idulfitri 2026
Direktur Utama PT Patra Logistik, Yock Yorlando, mengatakan bahwa perusahaan terus meningkatkan kualitas pengelolaan distribusi dan armada logistik energi guna menjaga layanan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pelanggan dan dinamika industri.
“Perusahaan terus meningkatkan pengelolaan armada, monitoring distribusi, dan efektivitas operasional agar proses pengiriman energi dapat berjalan lebih tepat waktu, aman, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Pengelolaan distribusi dan inventory menjadi fokus penting perusahaan seiring meningkatnya kebutuhan distribusi energi dan kompleksitas operasional di lapangan,” ujar Yock dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Saat ini, Patra Logistik mengelola lebih dari 4.000 unit armada operasional, termasuk armada mobil tangki yang mendukung distribusi BBM dan layanan logistik energi di berbagai wilayah Indonesia.
Perusahaan juga terus melakukan modernisasi armada, meningkatkan pemantauan distribusi, serta mengoptimalkan utilisasi armada guna menjaga reliability layanan dan efektivitas pengiriman.
Memasuki tahun 2026, perusahaan akan melakukan pengembangan sistem Fleet Management yang didukung Road Traffic Control (RTC) terintegrasi secara nasional guna meningkatkan monitoring pergerakan armada, pengendalian distribusi, serta pengelolaan inventory secara real-time.
Corporate Secretary PT Patra Logistik, Prakoso Yoga Ferlando, menambahkan bahwa perusahaan juga terus meningkatkan implementasi tata kelola perusahaan yang baik dalam mendukung pengelolaan operasional yang andal dan terukur.
“Perusahaan terus meningkatkan implementasi tata kelola perusahaan melalui pengembangan monitoring operasional, pengelolaan armada yang lebih terintegrasi, serta penyempurnaan proses bisnis guna mendukung kualitas layanan distribusi energi,” ujar Ferlando.
Ke depan, Patra Logistik akan terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan operasional logistik energi guna mendukung distribusi yang lebih efektif, terukur, dan adaptif terhadap kebutuhan industri dan pelanggan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Patra-Logistik-898.jpg)