Selasa, 9 Juni 2026

Pemerintah Perpanjang Bantuan Pangan Tiga Bulan, Sasar 33,2 Juta Warga Rentan

Menko Zulhas mengatakan, Presiden telah menginstruksikan agar harga-harga sembako tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Lita Febri
BANTUAN PANGAN - Rapat koordinasi terbatas yang dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026). Pemerintah akan memperpanjang bantuan pangan berupa beras 10 kilogram selama 3 bulan. (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah memperpanjang program bantuan pangan beras selama tiga bulan untuk menjaga daya beli masyarakat menghadapi musim kemarau.
  • Kebijakan ini akan menjangkau lebih dari 33 juta penerima di seluruh Indonesia dengan alokasi total mendekati 1 juta ton beras.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan memperpanjang program bantuan pangan seperti beras untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok saat memasuki musim kemarau.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan kelompok masyarakat rentan tidak terdampak gejolak ekonomi maupun perubahan musim yang dapat memengaruhi pasokan pangan.

Baca juga: Menko Zulhas Minta Upaya Ketahanan Pangan Nasional Diperluas ke Berbagai Daerah

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, Presiden telah menginstruksikan agar harga-harga sembako tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat.

"Masuk musim kemarau nanti dan juga melihat perkembangan yang terakhir agar harga-harga sembako tidak boleh naik dalam situasi apa pun, pesan Bapak Presiden tidak boleh membuat masyarakat jadi susah," tutur Zulhas usai memimpin rapat koordinasi terbatas yang dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).

Oleh karena itu, pemerintah memutuskan menambah bantuan pangan beras selama tiga bulan. Setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras per bulan.

Menurut Zulkifli, penyaluran bantuan pada Juli sudah dipastikan dilakukan, sementara dua bulan berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi musim paceklik yang diperkirakan terjadi pada periode tertentu.

"Kita tambah tiga bulan, untuk bulan Juli, kemudian dua bulannya lagi disesuaikan dengan situasi musim paceklik," jelas Menko Pangan.

Program tersebut akan menjangkau sekitar 33,244 juta penerima di seluruh Indonesia. Dengan alokasi 10 kilogram per orang selama tiga bulan, kebutuhan beras diperkirakan mendekati 1 juta ton.

Zulhas menambahkan bantuan ini ditujukan untuk melindungi masyarakat berpenghasilan rendah dari dampak perubahan kurs maupun gejolak ekonomi lainnya.

"Agar hampir 34 juta masyarakat kita yang paling rentan di bawah ini tidak terdampak oleh perubahan kurs atau perubahan apa pun. Jadi dua keputusan penting yang kami lakukan yaitu bantuan 10 kilogram beras selama tiga bulan untuk 33 juta lebih rakyat kita," ujarnya.

Saat ditanya mengenai wilayah distribusi, Zulkifli memastikan bantuan akan disalurkan ke seluruh Indonesia berdasarkan data penerima yang dikelola pemerintah.

"33,2 juta itu seluruh Indonesia. Datanya kan nanti dengan Menteri Sosial. Bappenas anggarannya, pelaksanaannya Menteri Sosial," terang Menko.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved