Virus Corona

Ahli Sebut Corona Akan Mewabah di Inggris hingga 2021, Diperkirakan 7,9 Juta Orang Terinfeksi

Ahli dari Public Health England menyebut, virus Corona akan mewabah di Inggris hingga 2021. 7,9 juta warga Inggris diduga bisa terinfeksi.

AFP/STR
(Foto tidak ada hubungannya dengan berita). Foto ini diambil pada Selasa (18/02/2020) Seorang dokter sedang menangani pasien yang telah pulih dari infeksi virus corona (COVID-19) menyumbangkan plasma di Wuhan di Hubei, China. Sebelumnya Pejabat kesehatan China pada 17 Februari kemarin mendesak pasien yang telah pulih dari coronavirus untuk menyumbangkan darah sehingga plasma dapat diekstraksi untuk mengobati orang lain yang sakit kritis. (STR/AFP/China OUT) 

TRIBUNNEWS.COM - Public Health England (PHE) mengeluarkan dokumen tentang pengarahan rahasia kepada para pejabat National Health Service (NHS) Inggris, Kamis (12/3/2020).

Dokumen telah disusun dalam beberapa hari terakhir oleh tim darurat PHE dan tim respons wabah.

Briefing yang diberikan mendapat persetujuan oleh Susan Hopkins, pejabat utama PHE yang berurusan dengan wabah.

Dokumen juga telah dibagikan dengan para direktur rumah sakit dan dokter senior NHS di Inggris.

Baca: Aktor Inggris Idris Elba dan Istrinya Positif Covid-19

Baca: Uji Coba Vaksin Corona di Inggris Tunjukkan Hasil Positif, Juni Diujikan pada Manusia

Dilansir Guardian, dokumen menyatakan, virus Corona di Inggris disebut akan berlangsung hingga musim semi 2021 mendatang.

Wabah diperkirakan dapat menyebabkan 7,9 juta orang dirawat di rumah sakit.

"Sebanyak 80 persen dari populasi akan terinfeksi Covid-19 dalam 12 bulan ke depan, dan hingga 15 persen (7,9 juta orang) mungkin memerlukan rawat inap," tulis PHE dalam dokumen.

Briefing tersebut mengemukakan pemikiran terbaru mengenai seberapa parah infeksi dapat memengaruhi kesehatan masyarakat dan personel dalam layanan kritis, seperti NHS, polisi, pemadam kebakaran, dan transportasi.

Profesor Chris Whitty, kepala penasihat medis pemerintah yang terlibat dalam pembuatan dokumen, memberikan komentar.

Menurut Whitty, angka yang disebut oleh PHE adalah kemungkinan terburuk yang ada di Inggris.

Halaman
1234
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved