Virus Corona

Bertemu Anies, Kepala BNPB Tegas Minta Semua Pihak Fokus Penanganan Covid-19

Kepala BNPB, Doni Monardo meminta meminta semua pihak terkait untuk berfokus kepada penanganan masyarakat.

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, memukul gong tanda dibuka Seminar Nasional bertajuk Penerapan Inovasi Teknologi dan Pendekatan Ekosistem Dalam Penanggulangan Bencana Berbasis Kearifan Lokal yang diselenggarakan BNPB dan Expoindo Kayanna Mandiri, Senin (24/2/2020) di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Utara. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan wawasan seluruh elemen bangsa terkait pemanfaatan teknologi, dan menjaga ekosistem berbasis kearifan lokal dalam penanganan bencana. Seminar Nasional ini merupakan rangkaian acara Asia Disaster Management dan Civil Protection Expo dan Conference (ADEXCO) yang akan berlangsung pada 20-22 Oktober 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. ADEXCO sebagai pameran dan konferensi terbesar di dunia terkait kebencanaan, merupakan upaya untuk menempatkan Indonesia sebagai pusat solusi kebencanaan di kawasan Asia. Mengusung tagline Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita, ADEXCO akan diikuti oleh 300 exhibitor yang memamerkan hulu dan hilir industri kebencanaan. Mulai dari Disaster Alarm dan Warning System, Fire Protection Equipment, Power Device, CCTV, hingga Emergency dan Rescue Equipment. Adapun jumlah pengunjung (potensial visitor) yang ditargetkan oleh penyelenggara sebanyak 10.000 pengunjung. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan diskusi bersama untuk membahas penanganan Covid-19, Rabu (18/3/2020).

Doni mengatakan pertemuan yang memakan waktu lebih dari 1 jam tersebut membuahkan sejumlah kesepakatan.

Pertama lulusan Akademi Militer 1985 ini menyebut saat ini bukan waktunya memperdebatkan teori bagaimana menyelesaikan wabah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Tapi meminta semua pihak terkait untuk berfokus kepada penanganan masyarakat.

"Sekarang kita tidak boleh lagi kehilangan waktu dan momentum untuk berdebat terori menyelesaikan wabah ini"

"Sekarang waktunya untuk fokus supaya masyarakat warga dan bangsa kita paham. Apa ancaman yang akan kita hadapi, dan bagaimana cara menghadapinya, secara bersama-sama," ucap Doni saat gelaran konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (18/3/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Doni sempat menyinggung keberadaan struktur pemerintah daerah dari tingkat kelurahan atau desa.

Baca: FAKTA 5 Pejabat Cianjur yang ke Eropa di Tengah Pandemi Corona

Selain itu para ketua RT dan RW diminta turun tangan membantu Pemerintah Pusat untuk mempercepat penanganan virus yang pertama di temukan di Wuhan, China ini.

"Pesan saya bisa mengoptimalkan semua potensi yang ada baik tingkat provinsi kota madya kelurahan dan RT/RW, lurah adalah struktur pemerintahan yang terendah di tingkat provinsi"

" Yang tentunya kita juga ingin , para lurah menunjukan kualitas kepemimpinan, menjalankan semua kebijakan yang dikeluarkan pusat dan sejalan dengan pemerintah daerah," imbuh Doni.

Halaman
123
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved