Virus Corona

Perangi Corona, TNI Bentuk Komando Gabungan Terpadu di Empat Wilayah

TNI membentuk empat komando tugas gabungan terpadu (Kogasgabad) yang bakal ditugaskan untuk membantu penanganan penyebaran virus corona

Puspen TNI/Puspen TNI
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU) pada Operasi Bantuan Kemanusiaan didampingi Dirjen Perumahan Kememterian PUPR Dr. Khalawi A.H. dan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang meninjau dan melakukan koordinasi mengenai kesiapan sarana dan prasarana Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Sabtu (21/3/2020). (Puspen TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TNI membentuk empat komando tugas gabungan terpadu (Kogasgabad) yang bakal ditugaskan untuk membantu penanganan penyebaran virus corona.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan Kogasgabad ini disebar di empat wilayah yang menjadi wilayah karantina pasien corona.

"Komando tugas gabungan terpadu Kogasgabad yang sudah dibentuk TNI. Dimana menjadi sub dari gugus tugas penangan Covid-19," ujar Yudo di Kantor BNPB, Jln Pramuka Raya, Jakarta, Senin (23/3/2020).

"Kogasgabad di Jakarta di Wisma Atlet yang dijabat oleh Pangdam Jaya kemudian Kogasgabad di Natuna yang dijabat Pangkoopsau 1, Kogasgabad di Pulau Sebaru yang dijabat Pangkoarmada 1, serta Pulau Galang Pangdam 1 Bukit Barisan," tambah Yudo.

Baca: Ada Corona, Driver Ojek Online Disarankan Maksimalkan Layanan Antar Barang dan Makanan

Menurut Yudo, keempat Kogasgabad akan bertugas untuk melaksanakan observasi pasien Corona. Sementara khusus di Wisma Atlet, proses observasi pasien corona sudah dilaksanakan.

"Wisma Atlet di mana sudah ditinjau bapak presiden, dan sudah langsung operasional di bawah Pangdam Jaya sebagai Pangkogasgabad, di sini jam 17 akan sudah siap operasional," ungkap Yudo.

Yudo menyebut ada tiga satuan tugas yang membantu Kogasgabad saat bertugas di Wisma Atlet.

Baca: Pemerintah agar Serius Perhatikan Kesehatan Tahanan Selama Pandemi Virus Corona

"Satgas pendamping terdiri dari tenaga medis yang menangani langsung di ring 1. Kemudian untuk satgas pendukung yang terdiri dari para pendukung dalam hal ini tim yang memasak, pengendali dari Kodam, kita dari Kogabwilhan, kemudian ada satgas PAM yang terdiri dari satuan petugas pengamanan Marinir, Koppasus, dan Paskas TNI AU,” pungkas Yudo.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved