Virus Corona

BREAKINGNEWS: Korban Meninggal Akibat Covid-19 Menjadi 55 Orang, Pasien Sembuh Tidak Bertambah

Hingga tanggal 24 Maret 2020 atau hari ini pukul 12.00 WIB, tercatat sudah 55 orang meninggal akibat virus Corona yang sampai hari ini belum ada obat

BREAKINGNEWS: Korban Meninggal Akibat Covid-19 Menjadi 55 Orang, Pasien Sembuh Tidak Bertambah
Gugus Tugas Penanganan Kasus Corona
Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korban meninggal akibat virus Corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Hingga tanggal 24 Maret 2020 atau hari ini pukul 12.00 WIB, tercatat sudah 55 orang meninggal akibat virus Corona yang sampai hari ini belum ada obat maupun antivirusnya.

"Ada penambahan pasien yang meninggal sebanyak 7 orang, sehingga kumulasi pasien meninggal menjadi 55 orang," jelas Juru Bicara Penanganan Kasus Corona, Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Achmad Yurianto juga mengungkap, jumlah kasus positif selama 24 jam terhitung Senin (23/3/2020) hingga hari ini pukul 12.00 WIB, sebanyak 107 kasus positif.

Baca: Peta Wisma Atlet Kemayoran, Zona Hijau Disemprot Disinfektan, Kuning Wajib Masker dan Merah APD

"Kumulsi kasus positif menjadi 686 orang," tegas Achmad Yurianto.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh, hari ini tidak ada penambahan.

"Kumulasi pasien sembuh sebanyak 30 orang," tegas Achmad Yurianto.

Data Senin, 23 Maret 2020

Menurut data sebelumnya, jumlah pasien positif corona terhitung 579 pasien per 23 Maret 2020.

Sementara itu, sebelumnya, total pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 30 orang dan pasien yang meninggal dunia berjumlah 48 orang.

Sebelumnya, Yurianto mengatakan, pemerintah pusat telah mendistribusikan sejumlah peralatan medis ke berbagai daerah di Indonesia.

"Dari distribusi provinsi inilah, pemerintah kemudian melakukan distribusi APD (alat pelindung diri), distribusi alat screening test, masker, dan obat-obatan," kata Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung oleh kanal Youtube BNPB, Senin (23/3/2020).

Baca: Jokowi Sebut Fasilitas Wisma Atlet yang Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Corona, Muat Ribuan Pasien

"Kami berharap bahwa semua fasilitas kesehatan yang memberikan layanan pasien Covid-19 ini bisa kita penuhi secara standar kebutuhan APD, kebutuhan reagen, kebutuhan masker, kebutuhan obat-obatan," tambahnya.

Ia pun berharap peralatan kesehatan tersebut dapat menunjang pelayanan tenaga medis sehingga lebih efektif.

"Sehingga kita bisa lebih efektif lagi melaksanakan layanan perawatan dan kita bisa memberikan yang tebaik untuk para warga negara kita yang sedang sakit Covid-19," kata Yurianto.

Editor: Yulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved