Virus Corona

Imbas Corona, Jokowi Subsidi Bunga KPR Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pemerintahan mengalokasikan anggaran Rp 1,5 triliun untuk bantuan kredit kepemilikan rumah bersubsidi

Youtube Sekretariat Presiden
Keterangan Pers Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor, Senin (16/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,  Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintahan mengalokasikan anggaran Rp 1,5 triliun untuk bantuan kredit kepemilikan rumah bersubsidi dalam rangka penanggulangan dampak penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers terkait perkembangan penanganan dampak Corona, Selasa (24/3/2020).

"Anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp 1,5 triliun," kata Jokowi.

Baca: Virus Corona Bikin Penumpang MRT Turun Drastis, di Akhir Pekan Cuma 5.000-an Orang

Bantuan tersebut menurut Jokowi akan disalurkan melalui dua stimulus.

Pertama yakni pemerintah memberikan subisidi selisih bunga selama 10 tahun.

"Jika bunga di atas 5% maka selisih bunganya akan dibayar pemerintah," katanya.

Stimulus kedua yakni, pemerintah memberikan subisidi bantuan uang muka bagi masyarakat yang mengambil kredit rumah bersubsidi.

Selain kredit perumahan, pemerintah juga memberikan bantuan kepada kredit usaha.

Bantuan tersebut berupa kelonggaran kredit bagi usaha mikro yang nilai kreditnya dibawah Rp 10 miliar.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved