Virus Corona

Ketahuan Keluar Rumah, Warga Sakit di Singapura Bisa Dipenjara, Indonesia?

Pemerintah Singapura memberlakukan aturan tegas bagi warganya yang melanggar aturan-aturan terkait pencegahan corona

Ketahuan Keluar Rumah, Warga Sakit di Singapura Bisa Dipenjara, Indonesia?
Catherine LAI / AFP
Seorang komuter yang mengenakan masker sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona COVID-19, menunggu tumpangan di stasiun kereta Mass Rapid Transit di Singapura pada 18 Maret 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Aturan tegas diberlakukan Pemerintah Singapura dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pemerintah pun menyiapkan hukuman bagi warga yang melanggar.

Yakni mulai dari penjara sampai denda puluhan ribu Dolar Singapura.

Aturan yang dimaksud adalah nekat keluar rumah kecuali untuk kepentingan medis.

Dikutip Tribunnews.com darim mothership.sg, aturan tersebut berlaku khususnya bagi warga yang diberi izin cuti karena sakit.

Baca: Tegas Perdana Menteri Singapura untuk Warganya, Singgung Makan & Berpesta

Mereka yang cuti karena sakit harus sepenuhnya diam di rumah.

Kementerian Kesehatan Sinagpura telah mengumumkan bahwa mereka yang diberi cuti sakit selama lima hari harus tinggal di rumah.

Demikian berdasarkan Undang-Undang Penyakit Menular terbaru yang menyatakan bahwa pasien yang menunjukkan gejala pernapasan dan diberi cuti sakit selama lima hari oleh praktisi medis harus tinggal di rumah selama lima hari.

Berlaku mulai dari hari sertifikat medis (MC) telah dikeluarkan.

Hanya Boleh Periksa Medis

Halaman
1234
Berita Populer
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved