Virus Corona

Pemerintah Diminta Mempertimbangkan Pembantaran Tahanan, Cegah Penyebaran Virus Corona di Lapas

Pengamat hukum dari UAI, Suparji Ahmad meminta pemerintah mempertimbangkan pembataran tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) atau rumah tahanan.

Tribun Medan/Danil Siregar
Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung yang ingin masuk di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I A Tanjunggusta, Medan, Jumat (13/3/2020). Lapas melakukan lockdown antisipasi penyebaran Covid-19 (virus corona) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) semakin menyebar luas dan telah menjangkiti 1.155 orang hingga Sabtu (28/3/2020).

Merespons keadaan itu, pengamat hukum dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Suparji Ahmad meminta pemerintah mempertimbangkan pembataran tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) atau rumah tahanan.

Terlebih, banyak LP maupun rumah tahanan yang melebihi kapasitas sehingga dikhawatirkan penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Menurutnya, pembantaran itu khususnya perlu dipertimbangkan bagi tahanan yang belum mendapatkan putusan hukum inkrah.

Sepanjang tahanan memenuhi syarat objektif dan subjektif untuk dibantarkan, hal itu perlu dipertimbangkan.

"Syarat subjektifnya karena tidak akan melarikan diri tidak akan menghilang barang bukti, tidak akan mengulangi kesalahannya lagi dan kooperatif," kata Suparji, Minggu (29/3/2020).

Baca: Liga Italia Belum Jelas Kapan Dimulai, Presiden FIGC Punya Opsi untuk Tetap Berikan Scudetto

Baca: MUI Sarankan Pemerintah Berlakukan Lockdown

Dia menambahkan berbagai kebijakan yang mampu mencegah penularan corona memang harus dipertimbangkan, termasuk nasib para tahanan.

Apalagi kelebihan kapasitas ruang tahanan bisa mempengaruhi kesehatan yang berdampak pada mudahnya para tahanan tertular Covid-19.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Penyemprotan disinfektan di area Lapas tersebut dilakukan untuk antisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Penyemprotan disinfektan di area Lapas tersebut dilakukan untuk antisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Perlu dipikirkan bagaimana mencegah penyebarannya, termasuk mengisolasi secara mandiri," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved