Virus Corona

Antisipasi Corona, Pemerintah Bagi 4 Kategori WNI Yang Akan Pulang ke Indonesia dari Luar Negeri

Pemerintah terus bekerja keras dalam mengurangi pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air.

Tribunnews/JEPRIMA
Menko PMK Muhadjir Effendy saat menggelar Rapat Tingkat Menteri (RTM) membahas soal revisi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2020 di Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020). Hadir dalam rapat tersebut Menteri Pariwisata Wishnutama, Menteri Agama Fachrul Razi, MenPAN-RB Tjahjo Kumolo dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus bekerja keras dalam mengurangi pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, langkah yang dilakukan yakni memeriksa kesehatan seluruh WNI dari luar negeri, baik pekerja migran maupun anak buah kapal (ABK).

Hal itu disampaikan Muhdjir usai rapat terbatas Penanganan Arus Masuk WNI dan Pembatasan Perlintasan WNA, Selasa (31/3/2020).

"Secara kronologi, rencana skenario pemulangan nanti adalah para WNI ini akan diperiksa terlebih dulu dari asalnya," kata Muhadjir.

Baca: Kandungan Curcumin dalam Temulawak yang Bisa Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Muhadjir menjelaskan, para WNI tersebut akan dibagi kedalam empat ketegori.

Pertama, WNI yang berstatus pekerja migran terutama yang berkerja di Malaysia, WNI berstatus sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal pesiar, jamaah tabligh yang berada di India, dan WNI secara umum.

Baca: Menurut Penelitian, Menjaga Jarak Terbukti Bisa Selamatkan Jutaan Nyawa di Tengah Wabah Corona

"Kedua, ABK khususnya kapal pesiar. Nanti, kira-kira 11 ribuan ABK tersebar di seluruh dunia. Kemudian, ketiga kelompok jamaah tabligh Indonesia yang saat ini berada di India. Terakhir, WNI umum yang tidak masuk dalam kategori itu termasuk kebijakan pemerintah yang Menlu akan jelaskan tentang WNA yang akan masuk," jelasnya.

Muhadjir menyebut, pemeriksaan akan dilakukan dengan berbagai tahap.

Mulai dari mengecek identitas lengkap hingga status kesehatan para WNI tersebut.

"Dia harus dapatkan Health Sertificate dari yang berwenang dari negara asal dan akan dibantu kedutaan besar di tempatnya," ucap Muhadjir.

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan, pemerintah akan menjadwalkan secara bertahap rencana kepulangan para WNI. Hal tersebut dilakukan agar dapat dikendalikan secara sistematis.

Baca: Berikut Hasil Tes Covid-19 Semua Jajaran Bhayangkara FC

"Kemudian kepulangan akan diatur sehingga terjadwal dan tidak gerudukan, tetapi secara bertahap agar bisa dikendalikan," jelasnya.
 

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved