Virus Corona

Skenario Ganti Libur Hari Raya ke Hari Lain Karena Darurat Corona Masih Dikaji

Sebelumnya Presiden Jokowi minta jajarannya mempertimbangkan alternatif pergantian libur nasional pada hari raya ke hari lain.

Timesfreepress.com
Daftar Hari Libur Nasional.(Timesfreepress.com) 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa usulan pergantian libur nasional hari raya Idul Fitri masih dikaji pada tataran teknis.

Sebelumnya Presiden Jokowi minta jajarannya mempertimbangkan alternatif pergantian libur nasional pada hari raya ke hari lain.

Hal itu seiring dengan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik karena adanya Pandemi Corona.

Baca: 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19, Ini Penjelasan Anies Baswedan kepada Wapres

"Mengenai liburan massal, ini juga lagi dihitung apakah tadi ada usulan, kita sedang menerjemahkan semua," kata Luhut dalam konferensi pers jarak jauh usai rapat terbatas,  Kamis, (2/4/2020).

Luhut yang juga menjabat Plt Menteri Perhubungan mengatakan bahwa pemerintah masih menghitung-hitung alternatif pergantian libur tersebut. Termasuk kemungkinan mengganti libur hari raya di akhir tahun.

"Nanti liburan ini mungkin diberikan lebih banyak diakhir tahun atau bagaimana, sedang dihitung. Kami sedang merumuskan teknis di bawah untuk pelaksanaan itu," katanya.

Termasuk menurut Luhut mengenai adanya bantuan sosial kepada masyarakat khusunya di DKI sebagai kompensasi anjuran tidak mudik.

"Termasuk tadi masalah yang disampaikan pak Ari (Mensos) mengenai bantuan bantuan ke bawah jangan sampai overlaping," katanya.

Sementara itu Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan bahwa telah diputuskan akan ada pemberian Bansos khusus di Wilayah DKI dalam rangka meredam arus mudik. 

Baca: Demi Loloskan Diri dari Lockdown, Warga India Ini Pura-pura Meninggal

"Bapak presiden memberikan arahan kepada kami agar memikirkan suatu program khusus bagi daerah seperti DKI yang intinya untuk mengurangi lonjakan arus mudik dari DKI ke daerah-daerah lain. Sehingga diputuskan akan diberikan Bansos khusus untuk DKI dalam rangka untuk meredam arus mudik ke daerah lain," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved