Virus Corona

LRT Jakarta Mulai Besok Sosialisasikan Kebijakan Wajib Pakai Masker Kepada Calon Penumpang

Dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, PT LRT (Lintas Rel Terpadu) Jakarta bakal menerapkan kebijakan wajib mengenakan masker

Tribunnews/JEPRIMA
Petugas saat melakukan pengecekan suhu tubuh kepada penumpang LRT di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (3/3/2020). LRT Jakarta selaku operator dari (Light Rail Transit) Jakarta akan terus berupaya untuk menerapkan standar kebersihan dan hygiene yang tinggi di lingkungan Stasiun, sehingga kami menghimbau masyarakat agar tidak panik, senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh agar terlindung dari virus corona. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, PT LRT (Lintas Rel Terpadu) Jakarta bakal menerapkan kebijakan wajib mengenakan masker bagi calon penumpangnya.

General Manager Corporate Secretary PT LRT Jakarta, Arnold Kindangen, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 9 tahun 2020 .

Serta, Surat Kebijakan Penegakkan Penggunaan Masker pada transportasi publik terkait pencegahan virus corona atau Covid-19.

"Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah, " kata Arnold seperti dikutip melalui siaran pers, Minggu (5/4/2020).

Baca: Yasonna Laoly Sebut Tuduhan Najwa Shihab Soal Pembebasan Koruptor Provokatif & Politis: Tunggu Dulu

Menurut Arnold, wajib mengenakan masker di LRT sebagai upaya masif pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.

"PT LRT Jakarta mengharuskan semua penumpang untuk menggunakan masker mulai esok hari," ucapnya.

Pemakaian masker berbahan kain dua lapis itu dapat dibuat sendiri atau dibeli.

Baca: 2 Wisatawan Asal Bekasi Kirim Pesan Minta Tolong Sebelum Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Bogor

Selain itu, masker kain dapat dicuci setiap kali setelah selesai dikenakan untuk menjaga kebersihan.

Sedangkan penggunaan masker medis diprioritaskan untuk tenaga medis.

"Imbauan penggunaan masker kain untuk lebih ramah lingkungan, sehingga bisa dipakai berulang-ulang karena bisa dicuci dan tidak mengganggu suplai kebutuhan para tenaga medis," katanya.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved