Virus Corona

Achmad Yurianto: Tujuan Dari PSBB Bukan Melarang, Tapi Membatasi

Achmad Yurianto memastikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak ditujukan untuk memberikan larangan.

istimewa
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memastikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak ditujukan untuk memberikan larangan.

Menurut Achmad Yurianto, kebijakan ini diterapkan untuk membatasi manusia dalam penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Tujuan dari pembatasan sosial, bukan dimaknai melarang tapi membatasi, karena kita sama-sama pahami faktor pembawa penyakit ini adalah manusia," ujar Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2020).

Baca: BREAKING NEWS: Dunia Musik Indonesia Berduka, Glenn Fredly Meninggal Dunia

Menurutnya, penyebaran virus corona sejalan dengan aktivitas manusia.

Sehingga pergerakan dan interaksi antar manusia perlu dibatasi.

Dirinya meminta masyarakat untuk tetap membatasi pergerakannya. Hal ini dikarenakan banyak kasus positif tanpa gejala.

Baca: Dibelikan Motor Siswa SMP Ini Malah Tewas Dihabisi Oleh Teman Sendiri

"Mengapa dibatasi? karena kita yakini banyak kasus positif tanpa gejala, kasus positif Covid-19 dengan gejala yang minimal. Sehingga secara subjektif dirasakan tidak ada gejala yang masih berada di tengah-tengah kita," jelas Yurianto.

Selain itu, Yurianto mengatakan masih banyaknya masyarakat yang tidak mengindahkan gerakan psysicial distancing.

"Kemudian, masih banyak kelompok masyarakat yang rentan, yang mengabaikan physical distancing, mengabaikan untuk menjaga jarak, mengabaikan untuk tidak rajin mencuci tangan. Sehingga akibatnya adalah penularan yang terus terjadi," kata Achmad Yurianto.

Halaman
1234
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved